Kabupaten Cilacap, analisaglobal.com — Belum ditemukannya kejadian laka laut tenggelamnya perahu Cukung JMJ Community pada hari Kamis,13 Januari 2022 sekira pukul 17.00 WIB disekitar Posisi jeti 3.
Dari kejadian tersebut, saksi dan juga korban selamat bernama :
1. Arius Rahman 39 tahun, laki – laki, beragama Islam, dan beralamat Jl. Salak, RT.03/RW. 03, Desa Jerukrlegi Wetan.
2. Sebagai Nakhoda kapal bernama Juanto, tanggal lahir 29 januari 1989, laki-laki, beragama Islam dan beralamatkan di Desa Jeruklegi Wetan, RT.05/RW.02.
3. Nendar berusia 43 tahun, laki-laki, beragama Islam, beralamat di Jl. Trenggiling Wetan.
Kemudian 2 orang korban yang belum ditemukan, diantaranya :
1. Handi Oktaria (45), Agama Islam, alamat Jl. Jalak RT.03/RW.03, Desa Jeruklegi Wetan.
2.Andri (29), laki-laki, agama Islam, alamat Jl. Benggala, RT.03/RW.08, Mertasinga, Cilacap Utara.
Kronologi kejadian bermula pada hari Kamis, 13 Januari 2022 sekira pukul 08.00 WIB, lima (5) orang berangkat mancing ikan dari pantai menganti. Sekitar pukul 17.00 WIB, korban melakukan mancing ikan dibawah jeti 3 PLTU Karangkandri.
Perahu di jangkar di bawah jeti, datang angin kencang dan menghantam perahu mengakibatkan perahu oleng dan terbalik kemudian Kelima pemancing jatuh ke air.
Ketiga korban berhasil selamat dengan pegangan tiang jeti, 2 korban hilang tenggelam. Sampai saat ini masih dalam pencarian tim SAR Basarnas dan Polairud Polres Cilacap.
Para korban yang selamat telah dievakuasi menuju pantai Rawa Jarit dan dibawa ke Puskesmas terdekat.
Sedangkan perahu JMJ Comunity yang dipakai korban dibawa ke pantai Rawa Jarit, Menganti. Sampai saat ini dua korban masih dalam pencarian dan belum ditemukan.***Dit
Analisa Global Cepat, Aktual dan Berimbang