Program Pembagian Rice Cooker Dari Kementerian ESDM Dijadikan Alat Politik, Hendrayanto, SH, Soroti Kinerja Bawaslu Ciamis

Program Pembagian Rice Cooker Dari Kementerian ESDM Dijadikan Alat Politik

Kabupaten Ciamis, analisaglobal.com — Program pembagian alat penanak nasi (Rice Cooker) oleh pemerintah mulai bergulir, proyek ini menargetkan sekitar 500 ribu rumah tangga dari kelas ekonomi bawah di 36 Provinsi, kebutuhan anggaran yang disiapkan pun cukup fantastis yaitu sekitar Rp. 347 Milyar. Namun sejak awal program Kementrian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) banyak dipertanyakan berbagai kalangan terutama masyarakat umum.

Dengan sudah bergulirnya program tersebut, salah satu tokoh masyarakat di wilayah Ciamis selatan tepatnya di kecamatan Banjarsari yaitu Hendrayanto, SH atau yang akrab disapa Kang Asep Davi mengatakan, yang jadi pertanyaan atas adanya program tersebut, dengan kriteria seperti apa dan bagaimana pendistribusian program tersebut bisa sampai ke penerima manfaat dengan tepat sasaran, katanya. Rabu (24/01/2024).

“Saya rasa, program Ini yang rawan disalahgunakan, untuk penyalurannya melalui kelembagaan apa ?lantas siapa yang memverifikasi pandataan, dan siapa yang bertanggungjawab, ini APBN bro !!!” tegas Kang Asep Davi.

Hendrayanto, SH, Soroti Kinerja Bawaslu Dan APH Ciamis

Selain itu, Kang Asep Davi juga menerangkan, sejauh ini mekanisme pembagian Rice Cooker tidak jelas parameternya, yang terjadi malah di pakai kepentingan politik oknum tertentu. Momentum pembagian AML (Alat Masak Listrik) menjelang di gelarnya pemilu sebenarnya sangat tidak tepat, karena bisa menjadi alat politik terutama oleh oknum-oknum Caleg yang tidak bertanggung jawab, seperti yang terjadi di wilayah kabupaten Ciamis, hampir setiap Dapil (Daerah Pemilihan) ada pendistribusian Rice Cooker kepada masyarakat, terangnya.

“Anehnya malah ada stiker Caleg di Rice Cooker tersebut, padahal sudah jelas-jelas itu hibah dari Kementerian ESDM, hal-hal seperti ini yang bisa menciderai berjalanya demokrasi yang baik, ketika demokrasi di bangun dengan proses yang tidak benar tentu akan menghasilkan produk demokrasi yang cacat,” ujarnya.

About analisaglobal

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *