Puncak Kegiatan Milangkala Desa Pasirwaru Ke-81
Kabupaten Garut, analisaglobal.com — Perhelatan akbar milangkala Desa Pasirwaru ke 81, banyak menyita perhatian warga, antusias warga begitu tinggi sejak dibuka pada bulan Juli lalu, dengan berbagai macam kegiatan, mulai dari kegiatan olah raga, budaya dan religi. Kamis (25/8/2022).
Ditutup Dengan Napak Tilas Dan Membawa Obor
Adapun Kegiatan yaitu Ngawuwuh, kegiatan tersebut merupakan akhir dari seluruh rangkaian acara milangkala Desa Pasirwaru, dimulai dengan acara tawasulan di Mesjid Citamiang sekitar pukul 19.00 WIB. Para tokoh masyarakat juga Kepala Desa Pasirwaru, ketua panitia beserta warga berkumpul untuk melaksanakan napak tilas dari Citamiang ke Pasirwaru dengan membawa obor.
Usai acara tawasul, rombongan kepala Desa berjalan berserta warga menuju lapangan desa Pasirwaru, kedatangan rombongan kepala Desa disambut dengan lantunan shalawat yang membuat suasana terasa menyentuh untuk semua yang hadir.
Baca Juga https://id.m.wikipedia.org/wiki/Wikipedia_bahasa_Indonesia
Kegiatan selanjutnya adalah acara ngawuwuh dimana 7 perwakilan warga beserta Kepala Desa di daulat untuk mengisi sebuah tong di isi air yang diambil dari 8 sumber mata air yang ada di Pasirwaru.
Yoni Nugraha, M.Ag selaku kepala Desa Pasirwaru Kecamatan Limbangan Kabupaten Garut dalam sambutannya mengajak kepada seluruh warga desa Pasirwaru untuk tetap “GUYUB” demi kemajuan Desa pasirwaru, saya yakin akan kekurangan dalam melayani masyarakat, untuk itu atas nama pemerintahan Desa Pasirwaru saya mohon maaf dan mari kita satukan langkah, satukan pikiran untuk desa Pasirwaru. Ucap Yoni Nugraha.
“Saya sampaikan terima kasih untuk panitia dan seluruh element Masyarakat, Karang Taruna, Ormas, juga para Mahasiswa UNIGA (Universitas Garut) yang telah berkontribusi cukup besar atas terselenggaranya kegiatan milangkala, dan mudah-mudahan ditahun yang akan datang kita bisa bersama lagi dalam acara yang sama.” Ungkapnya.
Penampilan grup seni Terbangan dari kampung pojok pada saat itu merupakan bukti masih eksisnya para penerus seni peninggalan leluhur Desa Pasirwaru. (Yos Muhyar)
Baca Juga Setelah Rumahnya Direnovasi, Nono Salah Seorang Warga Desa Werasari Sadananya Bisa Tersenyum
Analisa Global Cepat, Aktual dan Berimbang