Kabupaten Ciamis, analisaglobal.com — Dalam upaya meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap bahaya Tuberkulosis (TBC), Puskesmas Kertahayu bekerjasama dengan Pemerintah Desa Sidaharja Kecamatan Pamarican, menyelenggarakan kegiatan sosialisasi terkait penyakit menular TBC.
Acara ini dilaksanakan di Aula Desa Sidaharja dan dihadiri oleh camat kecamatan Pamarican, babinsa, bhabinkamtibmas, Kepala Desa, Ketua TP PKK Desa Sidaharja, Kader Posyandu dan warga yang antusias untuk mendapatkan informasi mengenai TBC. Kamis (03/10/2024)
P2TB PKM Kertahayu Sugianto, A.MK mengatakan, PKM kertahayu berkolaborasi dengan Desa di wilayah kerja PKM kertahayu untuk mensosialisasikan penanganan penanggulangan penyakit TBC sedini mungkin, dibantu oleh kader pena bulu dalam pelaksana penjaringan, katanya.
“Adapun tanda – tandanya sebagai berikut, seperti batuk berdahak dan ada darah lebih dari 2 minggu, keringat dingin di malam hari, berat badan menurun, napsu makan berkurang, sehingga diharapkan kesadaran masyarakat untuk memeriksakan diri ke pasyankes terdekat atau PKM sedini mungkin,” jelasnya.
Baca Juga PWI Resmi Diusir dari Gedung Dewan Pers dan Tidak Diberi Izin UKW
Lanjut Sugianto menambahkan, pada dasarnya ada kebersamaan dan salingmendukung dalam penanganan dan penanggulangan dari semua pihak dalam pemberantasan penyakit TBC, dan diharapkan Ciamis bebas TB tahun 2025, serta Jawa barat bebas TB taun 2030, tambahnya.
“TBC masih menjadi masalah kesehatan utama di Indonesia. Penyakit ini menular melalui udara, dan banyak masyarakat yang masih belum menyadari gejala-gejalanya. Melalui sosialisasi ini, kami berharap masyarakat dapat lebih waspada dan paham mengenai pentingnya deteksi dini serta pengobatan yang tepat,” ungkap Sugianto.
Sosialisasi ini merupakan salah satu langkah konkrit, Puskesmas Kertahayu dalam mendukung program pemerintah untuk menurunkan angka penderita TBC di Kabupaten Ciamis. Puskesmas Kertahayu juga berencana untuk terus melakukan edukasi secara berkala dan menyediakan layanan pemeriksaan serta pengobatan TBC secara gratis bagi masyarakat setempat.
Kepala Desa sidaharja Haris menambahkan, adanya sosialisasi ini masyarakat tahu bahayanya penyakit TBC yang menular dan bagaimana cara mencegah nya, dan juga masyarakat jangan segan untuk minta bantuan ke pemdes atau ke kader supaya bisa di fasilitasi agar cepat di tangani secepatnya oleh pihak terkait, imbuhnya. (Ambeng)
Baca Juga Polres Tasikmalaya Kota Ungkap Spesialis Pencurian Modus Ganjal ATM, 3 Pelaku Diamankan
Analisa Global Cepat, Aktual dan Berimbang