Kabupaten Tasikmalaya, analisaglobal.com — Terkait Viral nya Video yang beredar beberapa waktu lalu tentang sejumlah orang yang diduga kader partai PDI Perjuangan yang mendeklarasikan diri untuk mendukung pasangan pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Tasikmalaya Azis – Haris di salah satu rumah makan di kota Tasikmalaya mendapat jawaban dari Sekjen DPC PDI Perjuangan Kabupaten Tasikmalaya.

Usai acara kegiatan silaturahmi dan konsolidasi di Hotel Dewi Asri dengan Tim pemenangan pasangan calon Bupati dan wakil bupati Tasikmalaya Ade Sugianto – Cecep Nurul Yakin (HADE-YAKIN) di Singaparna, analisaglobal.com mencoba mengkonfirmasi kembali Sekjen DPC PDI Perjuangan Aep Saripudin.

Menurut Sekjen DPC PDI Perjuangan kabupaten Tasikmalaya Aep Saripudin mengatakan bahwa tidak terlalu kaget akan hal tersebut dan itu hal wajar dalam menjelang pilkada, akan tetapi yang pastinya kami sudah mengajukan dan sepakat tidak perlu dirapatkan dan tentunya akan memecat langsung. Ucapnya. Minggu (11/10/2020).

Aep Saripudin Sekjen DPC PDI Perjuangan Kabupaten Tasikmalaya. Minggu (11/10/20).Foto Dokumen (uwa)

“Karena itu sudah melanggar atau Indisipliner, maka tentunya keputusan terbaik ya di pecat” tegasnya

Aep Saripudin juga menambahkan kalau diirinya ingin memahami atau mengetahui dulu latar belakang yang telah terjadi dan akan melakukan proses-proses menurut mekanisme. Tambahnya

Masih menurut Aep mengungkapkan bahwasannya apa yang mereka sampaikan tidak benar karena seluruh PAC PDI Perjuangan di 39 kecamatan di Tasikmalaya ini sampai saat ini tetap solid 100%. karena kewajiban kita untuk membentuk kepengurusan sampai anak Ranting sudah sepenuhnya dilaksanakan dan hal-hal yang terjadi kemarin menurut saya ada sentimen pribadi atau ketidak puasan pribadinya. Ungkapnya

“Ada 2 manfaat dengan adanya kejadian tersebut buat kami, selain akan melakukan proses-proses mekanisme juga akan melakukan introspeksi supaya kedepannya kejadian tersebut tidak terulang dan yang pasti kejadian tersebut tidak mengganggu soliditas PDI Perjuangan. mungkin saja ada elite politik yang menunggangi dibalik mereka karena saya tau mereka sangat lugu dan tidak mungkin mereka melakukan hal seperti itu”. Pungkas Aep Saripudin***uwa

Leave a Reply