Sempat Alami Bangkrut, Serundeng Sari Ayam Cap “KOKI” Baregbeg Kini Tembus Pasar Luar Daerah

Kabupaten Ciamis, analisaglobal.com — Berawal dari jualan ayam goreng serundeng pada tahun 2008, kang Miftahudin (36) yang tinggal di dusun desa, desa Saguling kecamatan Baregbeg Kabupaten Ciamis mengawali usaha dengan mempunyai 5 gerobak untuk jualan ayam goreng.

Pada tahun 2010 jualan ayam goreng kang Miftahudin mengalami kebangkrutan. Selama 3 bulan tidak mempunyai usaha dan selama tidak mempunyai usaha kang Miftahudin dan istri iseng – iseng membuat serundeng kelapa.

Kang Miftahudin Bersama Istri dan Kedua Anaknya. ***(Foto Dokumen Istimewa)

Menurut Kang Miftahudin mengatakan awal menjual serundeng hasil produksinya ke warung – warung sekitar rumahnya. Ucapnya Senin (21/12/20).

“Meskipun mengalami cemoohan dari konsumen membuat kami tidak patah semangat dan terus berusaha untuk memasarkannya.” Jelasnya

Dengan bermodalkan keyakinan kang Miftahudin terus melanjutkan produksi serundeng nya hingga pada tahun 2012 ia merambah pemasaran nya ke daerah sekitaran Kawali, Ciamis, Banjar, dan Majalengka.

Kang Miftahudin juga menuturkan, untuk saat ini Alhamdulillah kami sudah mempunyai karyawan 20 orang dengan mempekerjakan warga sekitar. tuturnya

“Adapun untuk bahan baku yang di peroleh yaitu kelapa berasal dari daerah Ciamis dan sekitarnya, bahkan juga dari daerah Lampung dengan kapasitas produksi perhari 500 Kg serundeng siap di pasarkan.” Ungkapnya

Serundeng Sari Ayam Cap “KOKI” Produksi Kang Miftahudin

Dengan brand serundeng sari ayam cap “KOKI” nya kang miftahudin terus meningkatkan pemasarannya yang meliputi wilayah Bandung, Bogor, Sukabumi, Karawang dan Cikarang.

Dengan kesuksesan yang sekarang ia raih, kang Miftahudin berharap semua generasi muda bisa berkreasi dan berinovatif. Jangan hanya mau jadi pegawai tetapi harus bisa menciptakan lapangan kerja. Untuk membantu program pemerintah dalam membuka lapangan kerja. Pungkasnya***Goez/A. Yayat. H

About analisaglobal

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!