Kabupaten Tasikmalaya, analisaglobal.com ā Forum Tasikmalaya Bersatu (Fortabes) kembali mengkritisi kebijakan cut off anggaran yang dikeluarkan Bupati Tasikmalaya. Alih-alih mendapat kejelasan, debat publik yang digelar pada Rabu (27/08/2025) justru menimbulkan kekecewaan mendalam lantaran pejabat kunci yang diharapkan hadir, seperti Bupati, Kepala TAPD, dan Kepala Inspektorat, tidak tampak batang hidungnya.
Koordinator Fortabes, Ryan Nurfallah, menegaskan ketidakhadiran para pejabat dan minimnya kehadiran anggota DPRD merupakan bentuk pelecehan terhadap aspirasi masyarakat. āKami undang 25 anggota Banggar DPRD, tapi yang datang hanya segelintir, bahkan hanya diwakili Wakil Ketua,ā ujarnya.
Kekecewaan publik kian memuncak setelah ditemukan sejumlah proyek tetap berjalan meski terkena kebijakan cut off. Salah satunya perbaikan jalan MangunrejaāSukaraja yang diduga dipaksakan tanpa transparansi dokumen. Fakta ini menimbulkan dugaan adanya perlakuan istimewa terhadap proyek tertentu.
Baca JugaĀ Milangkala ke-84 Desa Pasirwaru Berlangsung Sederhana Namun Penuh Makna
Analisa Global Cepat, Aktual dan Berimbang