Kabupaten Tasikmalaya, analisaglobal.com — Anggota MPR RI Fraksi PKS, H. Mohamad Sohibul Iman, Ph.D. (MSI), menggelar Sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan di Gedung Dakwah Islam Kecamatan Karangnunggal, Kabupaten Tasikmalaya. Kegiatan tersebut dihadiri unsur Muspika, tokoh agama, pimpinan organisasi kemasyarakatan, serta berbagai elemen strategis masyarakat Tasikmalaya Selatan. Senin (09/02/2026)
Hadir dalam kegiatan itu Sekretaris Kecamatan Karangnunggal Ade, Danramil dan Kapolsek Karangnunggal, Ketua MUI Karangnunggal, para pimpinan pondok pesantren se-Karangnunggal, Ketua MWC NU, Ketua Muslimat NU, Ketua FKDT, Ketua Presidium Tasikmalaya Selatan, Ketua APDESI, Ketua Forum Guru Honorer, serta Ketua DPC PKS se-Zona Selatan.
Agenda ini menjadi momentum silaturahmi lintas sektor sekaligus penguatan nilai-nilai kebangsaan di tengah dinamika sosial dan pembangunan daerah.
Dalam sambutannya, Ketua DPD PKS Kabupaten Tasikmalaya, Asep Budiawan, menegaskan komitmen partainya dalam mengawal aspirasi masyarakat, khususnya terkait percepatan pembentukan Daerah Otonom Baru (DOB) Tasikmalaya Selatan. Menurutnya, PKS mendukung penuh langkah strategis tersebut sebagai bagian dari upaya pemerataan pembangunan.
Baca Juga Bhardesh SMKN 1 Ciamis Sabet Juara 1 LKBB Penegak PI PERISAI IV se-Jawa Barat
Ia juga menegaskan bahwa khidmah PKS kepada masyarakat tidak bersifat musiman. “Kami berkomitmen hadir secara rutin di tengah masyarakat melalui berbagai kegiatan, bukan hanya pada momentum politik lima tahunan,” ujarnya. Pengurus PKS Dapil 6 turut menyampaikan apresiasi kepada Mohamad Sohibul Iman atas perannya dalam menjembatani aspirasi daerah ke tingkat pusat.

Sementara itu, Sekmat Karangnunggal Ade menitipkan harapan agar wakil rakyat di tingkat pusat dapat mendorong percepatan pembangunan Masjid Besar Karangnunggal yang selama ini menjadi ikon religi sekaligus pusat aktivitas sosial masyarakat setempat.
Dalam pemaparan materinya, Mohamad Sohibul Iman menjelaskan bahwa Sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan merupakan bagian dari tugas MPR RI untuk memperkuat pemahaman masyarakat terhadap Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika sebagai konsensus dasar bernegara.
“Pancasila adalah konsensus fundamental yang wajib dijalankan oleh seluruh warga negara. Fondasi inilah yang menjaga Indonesia tetap utuh di tengah keberagaman dan mencegah kita terpecah seperti sejumlah negara lain,” tegasnya.
MSI juga menyoroti besarnya potensi bangsa Indonesia, terutama dari sisi sumber daya alam yang melimpah. Namun demikian, ia menilai pengelolaan yang belum optimal menjadi tantangan bersama dalam mewujudkan Indonesia sebagai negara maju.
“Indonesia tetap kokoh karena memiliki kesepakatan nilai yang kuat. Ke depan, tugas kita adalah memastikan potensi besar tersebut dapat dikelola dengan baik demi kesejahteraan seluruh rakyat,” pungkasnya.
Melalui kegiatan ini, diharapkan semangat persatuan, kesadaran berbangsa, dan sinergi antara pusat dan daerah semakin menguat demi terwujudnya pembangunan yang berkeadilan, khususnya di wilayah Tasikmalaya Selatan. (AD)
Baca Juga Peringati HPN 2026, DPP FORWAPI Jabar Gelar Silaturahmi dan Santunan Anak Yatim
Analisa Global Cepat, Aktual dan Berimbang