Tekan Angka DBD
Kabupaten Ciamis, analisaglobal.com — Upaya Pemerintah dalam menekan kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) terus ditingkatkan, adapun gerakan yang dilakukan melalui Fogging dan Pembasmian Sarang Nyamuk (PSN) di setiap Desa.
Adapun kasus yang terjadi di Kecamatan Sadananya Kabupaten Ciamis dari Bulan Januari 2022 hingga Juli 2022 terjadi 24 kasus DBD.
Menurut Ernawati selaku Kepala Puskesmas Sadananya menuturkan, untuk kasus DBD yang terjadi di beberapa Desa di Kecamatan Sadananya yang sudah langganan terkait DBD diantaranya Desa Mekarjadi, terkait dengan kasus-kasus lainnya kebanyakan impor, kenapa kita sebut impor ? karena ketika ada pasien dengan DBD kita melakukan PE (Penelitian Ekomologi), apabila disekitar tidak ada jentik atau sarang nyamuk otomatis sakitnya itu impor. Tutur Ernawati, Rabu (13/7/2022) kepada analisaglibal.com
Baca Juga https://id.m.wikipedia.org/wiki/Wikipedia_bahasa_Indonesia
Puskesmas Sadananya Ciamis, Ajak Masyarakat Untuk Melaksanakan PSN
Ernawati pun mengungkapkan, untuk sekarang kita juga ada jumantik untuk pemberantas sarang nyamuk, akan tetapi masih ada masyarakat yang ingin dengan cara Fogging, sebenarnya kalau di analisa secara seksama ketika di Fogging itu hanya membunuh induk nyamuk saja, dan untuk sarang nyamuknya tidak terbunuh, jadi ketika 1 hari atau 1 minggu akan muncul lagi nyamuk tersebut. Ungkapnya.
“Kami juga mengharapkan untuk pemberantasan sarang nyamuk mohon bantuannya kepada pihak-pihak terkait, khususnya untuk masyarakat tetap melaksanakan pemberantasan sarang nyamuk, karena kalau mengandalkan Fogging dari Dinas Kesehatan itu hanya menghilangkan induknya saja.” Harap Ernawati.
Lanjut Ernawati menambahkan, Untuk PSN kebetulan kami mempunyai program Promkes (Promosi Kesehatan), dan itu saya harap supaya lebih ditingkatkan lagi, karena Insha Allah baik itu promkes maupun Bidan Desa sudah mensosialisasikan mengenai PSN kepada masyarakat. Imbuhnya
“Kami berharap untuk masyarakat itu sendiri minimal 1 minggu sekali bisa melaksanakan pemberantasan sarang nyamuk dilingkungan masing-masing.” Harapnya.
“Intinya kesadaran masyarakat yang harus dibangun, kami Puskesmas Sadananya karena fokusnya di promosi kesehatan sudah, dan kami juga semua prosedur terkait masalah DBD ini Alhamdulillah sudah kami laksanakan sesuai dengan arahan dari pimpinan.” Pungkas Ernawati.***Dods/HN
Baca Juga Bupati Ciamis H. Herdiat Sunarya, Buka Kejurnas Tenis Lapangan Bupati Cup Tahun 2022
Analisa Global Cepat, Aktual dan Berimbang