Kabupaten Tasikmalaya, analisaglobal.com — Permasalahan hilangnya sapi dari program ketahanan pangan Desa Pasirsalam, yang sempat menjadi sorotan publik dan trending di sejumlah media online, kini mulai menemui titik terang. Dugaan raibnya beberapa ekor sapi dari tiga kelompok penerima manfaat mulai terurai setelah adanya pengakuan dari pihak yang terlibat.
Amir, salah seorang ketua kelompok, pada Jumat (25/7/2025) mengungkapkan bahwa dirinya bersama Agus telah menemui IW di wilayah Rajapolah. Dalam pertemuan tersebut, IW mengakui kesediaannya untuk bertanggung jawab atas hilangnya sapi tersebut. Ia siap mengembalikan uang hasil penjualan sapi atau mengganti kembali dengan sapi yang setara.
“Alhamdulillah, IW menyatakan kesiapannya untuk menyelesaikan permasalahan ini. Entah itu mengganti dengan sapi baru atau mengembalikan dana sesuai kesepakatan,” ungkap Amir.
Baca Juga Peringati Hari Kebaya Nasional, Srikandi PLN Tasikmalaya Simbol Kolaborasi Budaya dan Energi
Senada dengan itu, Agus selaku penghubung antara IW dan kelompok penerima manfaat membenarkan bahwa perwakilan kelompok telah bertemu langsung dengan IW. Tujuan pertemuan tersebut, menurut Agus, adalah untuk memperjelas pihak yang bertanggung jawab dalam persoalan ini.
“Kita sudah mendapatkan kejelasan, dan IW menyanggupi akan menyelesaikan kewajibannya pada bulan Agustus. Saya akan terus mendampingi para ketua kelompok hingga persoalan ini benar-benar tuntas,” tegas Agus.
Menanggapi perkembangan ini, tokoh masyarakat Desa Pasirsalam, Yos Muhyar, berharap agar kejadian serupa tidak terulang kembali. Ia menekankan pentingnya evaluasi dan pengawasan dari berbagai pihak, termasuk kepala desa, pendamping, serta aparat kecamatan.
“Ini harus jadi pelajaran bagi semua pihak, baik kelompok penerima, kepala desa sebagai penanggung jawab program, maupun pendamping dan pihak kecamatan untuk lebih intens dalam melakukan pembinaan dan pengawasan,” ujarnya.
Dengan adanya kejelasan ini, diharapkan penyelesaian dapat berjalan lancar dan program ketahanan pangan ke depannya dapat lebih transparan dan tepat sasaran. (Yos Muhyar)
Baca Juga Pemdes Linggaraja Sukaraja, Realisasikan Jalan Rabat Beton dan TPT dari Dana Desa Tahap Pertama
Analisa Global Cepat, Aktual dan Berimbang