Kabupaten Tasikmalaya, analisaglobal.com — Terkait banyaknya kekisruhan usai penyaluran Bantuan Sosial (Bansos) program Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT), Sekda selaku Timkor Kabupaten Tasikmalaya melaksanakan rapat dengan timkor kecamatan serta para kepala desa yang berada di wilayah eks Kewadanaan Singaparna serta pihak PT. Pos Indonesia selaku leading sektor dalam penyaluran BPNT yang bertempat di op room gedung setda kabupaten Tasikmalaya. Senin (14/03/2022).
Usai kegiatan, Sekda Kabupaten Tasikmalaya H.M. Zein selaku Timkor kabupaten menjelaskan, kalau kegiatan tersebut bertujuan sebagai evaluasi keseluruhan usai penyaluran program BPNT, supaya kedepannya menjadi lebih baik dan menjadikan kabupaten Tasikmalaya menjadi kondusif, karena kita butuh investasi, kabupaten Tasikmalaya sangat butuh investasi agar kedepannya lebih maju lagi. Jelasnya
H.M. Zein menambahkan, untuk program pemerintah pusat Kita tidak melakukan kebijakan apa-apa, dan hanya menindaklanjuti, serta hanya menyempurnakan langkah secara tekhnis dan jangan sampai ada pihak yang memanfaatkan situasi, jadi apabila tidak menyalahi aturan silahkan saja. Imbuhnya.
“Kalau pekerjaan kita tidak di evaluasi, mau ada penyempurnaan bagaimana. Karena program ini tidak hanya sampai disini akan tetapi berkelanjutan”. Ungkap H.M.Zein.
Lanjutnya, Adapun untuk permasalahan atau pelanggaran yang sudah terjadi, dirinya akan mengingatkan, meluruskan dengan cara di panggil pihak Inspektorat. Tetapi mohon maaf juga jangan sampai hanya karena bersifat kasuistik yang belum jelas, jangan sampai di up, karena kalau belum jelas susah untuk menindaklanjutinya, jadi harus hati-hati juga. Ucap H.M.Zein.
“Alhamdulillah untuk saat ini hasil dari laporan pihak PT. Pos Indonesia sekarang tinggal ±500 orang KPM yang belum tersalurkan dan masih dalam tahapan pencarian KPM, semoga saja semuanya berjalan lancar dan nanti kita evaluasi seluruhnya semoga kedepannya lebih baik.” tutupnya***UWA
Analisa Global Cepat, Aktual dan Berimbang