BUMDes Sukarame Terus Optimalkan Pemeliharaan Ayam Petelur
Kabupaten Tasikmalaya, analisaglobal.com — Untuk menggerakkan perekonomian masyarakat, Pemerintah Desa Sukarame Kecamatan Sukarame selalu mengoptimalkan dan kembangkan usaha produktif peternakan ayam petelur yang dikelola oleh BUMDes (Badan Usaha Milik Desa).
Saat di temui di kandang ayam yang di kelola pihak BUMDes, Kepala Desa (Kades) Ridho Mulyadi mengungkapkan kalau kandang ayam yang dikelola pihak BUMDes tersebut Di danai dari anggaran DD Tahun 2021,”Ungkap Ridho. Minggu, (16/06/2024).
Sementara Menurut Abdul Wahid Selaku Ketua BUMDes Sukarame menjelaskan, Dari tahun ke tahun sudah dirasakan pasang surutnya produksi ayam petelur, dari tahun 2021 hingga tahun 2024 sekarang.
“Alhamdulilah masih bisa berjalan dan nantinya bukan hanya untuk Desa saja, tapi juga sangat potensial untuk peningkatkan ekonomi di beberapa desa hingga Kecamatan sukarame,” jelasnya.
Tingkatkan Produktivitas
Kegiatan Pemberdayaan ekonomi melalui usaha ayam petelur ini didanai oleh Desa. Menurut Wahid pihaknya telah ditugaskan oleh pihak Desa untuk mengelolanya.
“Jadi terkait ayam petelur itu BumDes yang mengelolanya. Utamanya seperti bibit ayam, pakan, obat dan vitamin,” ujar Wahid.
Baca Juga Jaga Kehandalan Listrik Jelang Perayaan Idul Adha, PLN ULP Ciamis Laksanakan Pemeliharaan
Dikatakannya, untuk memproduksi ayam petelur desa menyedikan tempat berupa kandang. Untuk 4 Jalur kandang yang anggarannya lebih dari 375 juta pada tahun 2021 untuk fisik,pakan dan bibit 500 ekor.
“Adapun perkembangannya sudah dirasakan pasang surut hingga sekarang walaupun kapasitasnya ada 4 jalur kandang dan yang baru dikelola 1 jalur dengan kapasitas 500 ekor ayam.” kata wahid selaku ketua BUMDes.
Wahid juga menerangkan, lahannya yang sudah disediakan oleh desa yang luasnya sekitar 360 M². Saya berencana menambah hingga 1 ribu ayam petelur Untuk Jalur yang belum terisi dan untuk pemberdayaan ayam petelur ini Alhamdulillah hanya BUMDes Desa Sukarame yang masih bisa bertahan dibanding Desa lain yang melakukan produksi ayam petelur.
Dengan demikian ia yakin, semua masyarakat dapat terlibat dalam pembudidayaan ayam petelur tersebut. (Win)
Baca Juga Berikan Semangat dan Motivasi Siswa, SMK Negeri 3 Tasikmalaya Gelar Expo Industry Creative (EPIC)
Analisa Global Cepat, Aktual dan Berimbang