Tingkatkan Sektor Ekonomi Daerah, Program PISEW di Kab. Tasikmalaya Segera Dimulai, Ini Besaran Anggarannya !!!

Tingkatkan Sektor Ekonomi Daerah, Program PISEW di Kab. Tasikmalaya Segera Dimulai

Kabupaten Tasikmalaya, analisaglobal.com — Bertempat di Gor desa Sukasetia Kecamatan Cisayong, sekira pukul 13.00 WIB sampai dengan selesai, Sosialisasi Program Pengembangan Infrastruktur Sosial Ekonomi Wilayah (PISEW) Tahun Anggaran 2022 sudah mulai dilaksanakan. Program PISEW tersebut bertujuan untuk meningkatkan sektor sosial ekonomi daerah dengan menyediakan atau meningkatkan infrastruktur skala daerah melalui pendekatan dan terlibat dalam komunitas atau community-engaged.

Program PISEW yang dilaksanakan Kementerian PUPR melalui Ditjen Cipta Karya merupakan salah satu tujuan dari pengurangan antar daerah, pengentasan kemiskinan, perbaikan tata pemerintahan daerah dan penguatan kelembagaan masyarakat di tingkat desa.

Sosialisasi Program PISEW di GOR Desa Sukasetia Kecamatan Cisayong Kabupaten Tasikmalaya. Kamis (16/06/22) Mar/analisaglobal.com

Turut hadir dalam sosialisasi program PISEW tersebut diantaranya Camat Cisayong Drs, Asep Zamzam Nur, Sekmat Cisayong, Kasi PMD Kecamatan Cisayong, Kepala Desa Sukasetia, Ketua BKAD (Badan Kerjasama Antar Desa), Perwakilan dari Pokja PKP Kabupaten Tasikmalaya Adi Abdullah Umar Jaelani, ST, MM, Asisten atupun perwakilan dari PUPR Tasikmalaya – Garut Dadang, ST, Pendamping Program, serta tokoh masyarakat.

Usai kegiatan sosialisasi, Adi Abdullah Umar Jaelani, ST, MM, perwakilan dari Kelompok Kerja Perumahan Kawasan dan Permukiman (POKJA PKP) Kabupaten Tasikmalaya mengatakan, Program PISEW ini adalah infrastruktur ekonomi wilayah masyarakat di desa secara berkesinambungan, diantaranya menghubungkan dua desa, jadi ada kerjasama yang baik, dan tadi sudah dibentuk susunan kepanitiaan yaitu BKAD, yang dikarenakan di dua desa ini akan melaksanakan kegiatan yang satu anggaran yang disusun BKAD. Ucapnya. Kamis (16/06/2022).

Baca Juga https://id.m.wikipedia.org/wiki/Wikipedia_bahasa_Indonesia

“BKAD ini akan melaksanakan kegiatan yang sifatnya swakelola seluruhnya dari perencanaan, pengelolaan persiapan, pelaksanaan, sampai pelaporan harus dilaksanakan oleh BKAD, mudah-mudahan kegiatan ini bermanfaat bagi masyarakat, karena sumber anggaran yang harus dimanfaatkan dan aspek-aspek semua anggaran tidak semua bisa masuk ke desa dan kabupaten juga terbatas, ini yang bisa dimanfaatkan dan benar-benar bermanfaat bagi masyarakat.” Jelas Adi.

Adi Abdullah Umar Jaelani, ST, MM, perwakilan dari Kelompok Kerja Perumahan Kawasan dan Permukiman (POKJA PKP) Kabupaten Tasikmalaya. Kamis (16/06/22) AD/analisaglobal.com

Adi juga menambahkan, Pekerjaan program PISEW kita dalam tahap persiapan, mudah-mudahan bulan ini atau bulan depan sudah dimulai, karena ini percepatan, dan yang mengetahui ini nantinya tenaga pendampinnya. Imbuhnya.

“Adapun untuk Program PISEW tahun 2022 di kabupaten Tasikmalaya ini ada 4 Kecamatan, yaitu Kecamatan Cisayong, Kecamatan Sukahening, Kecamatan Pagerageung dan Kecamatan Kadipaten, kita sudah tahu sumber anggarannya dari mana kita hanya memanfaatkanya semaksimal mungkin.” Ungkapnya

“Saya berharap untuk melaksanakan pembangunan ini berjalan dengan baik, tidak ada hal-hal yang menjadikan yang tidak baik, dalam artian ini kan pemanfaatan untuk masyarakat, jadi harus betul-betul dikawal oleh masyarakat itu sendiri.” Harapnya.

Ini Besaran Anggarannya !!!

Ditempat yang sama menurut Dadang ST selaku asisten PUPR Tasikmalaya dan Garut menjelaskan, untuk program PISEW ini merupakan program percepatan, dan memang hal ini ada arahan dari direktur langsung, dengan harapan bahwa lokasi di Cisayong dan Pagerageung ini saya tahu sebelumnya memperoleh dan setidaknya pengalaman. Ucapnya

Baca Juga Dapatkan Bantuan RTLH Dengan Sambungan Listrik, Hidup Mirah Kini Makin Terang dan Berwarna

“Harapannya program PISEW di bulan Juli nanti sudah mulai pelaksanaan fisik kontruksi lapangan dan juga mengacu kepada RKTL (Rencana Kerja Tindak Lanjut) dengan harapan program PISEW ini bisa menyerap lapangan kerja bagi masyarakat, serta bisa tersosialisasikan.” Jelasnya.

Dadang ST – Asisten PUPR Tasikmalaya dan Garut. Kamis (16/06/22) AD/analisaglobal.com

Lanjut Dadang menuturkan, mudah-mudahan dengan percepatan ini, untuk Kecamatan yang lain juga bisa mengikuti, kami berharap bisa efektifitas efesiensi waktu dalam pelaksanaan, karena di waktu musim hujan berbeda, misalnya bekerja mulai dari pagi sekitar jam 11 siang turun hujan, dan itu kasihan juga kepada pekerja, jadi hal tersebut kurang efektif, apalagi ditunjang oleh surat dari direktur bahwa ini adalah program percepatan dengan anggaran harus terserap yang di karenakan program PISEW ini agak terlambat, kalau bulan Juli di tahun kemarin sudah mulai fisik lapangan bahkan sudah mulai pangajuan ditahap dua, mungkin sekarang ada perubahan di juknis sehingga sedikit agak lambat. Tuturnya.

Dadang juga menjelaskan terkait adanya perubahan anggaran di tahun 2022, menurutnya anggaran untuk PISEW tahun kemarin adalah Rp 600.000.000 (Enam Ratus Juta Rupiah) dan untuk tahun sekarang ini di 2022 ada perubahan anggaran, yaitu sebesar Rp. 500.000.000. (Lima Ratus Juta Rupiah) untuk per Kecamatan, jadi turun Rp. 100.000.000 (Seratus Juta Rupiah), adapun alokasi tahun sebelumnya sebesar Rp. 10 juta untuk operasional BKAD, dan sisanya untuk kontruksi fisik lapangan termasuk upah kerja, dan di tahun Sekarang anggarannya hanya Rp. 500 juta, jadi 5% untuk biaya operasional BKAD, dan dari yang 5% nya itu 40% untuk honor upah kerja, mungkin kalau dihitung hanya Rp. 10 juta untuk honor BKAD, dan juga honor Narasumber, dan yang 20% total dari Rp 500 juta berarti Rp. 100 juta ini maksimal untuk upah kerja, jadi diharapkan bisa ini menyerap lapangan kerja bagi masyarakat. Jelas Dadang.

“Kemudian yang 75% sisanya digunakan untuk bahan material atau juga peralatan bahan pelaksanaan, itu sepintas perbedaan yang mendasar, sebetulnya kalau dilihat dari harga sekarang harusnya naik, soalnya upah kerja disetiap tahun berubah, kadangkala harga batu juga dengan kondisi ketersediaan sumber daya alam setiap tahun bukanya turun malah meningkat, makanya tidak menutup kemungkinan kalau tahun kemarin misalnya panjang jalan sekian ratus meter kadang kala sekarang dengan anggaran segitu bisa berkurang.” Pungkas Dadang***AD/Mar

Baca Juga Bupati H. Ade Sugianto Melepas 404 Jamaah Haji Asal Kabupaten Tasikmalaya

About analisaglobal

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!