Usai Lebaran, Obwis Cadas Ngampar Diserbu Pengunjung, Antrian Panjang Padati Parkiran

Kabupaten Ciamis, analisaglobal.com — Obyek wisata alam Cadas Ngampar di Desa Gunungsari, Kecamatan Sadananya, Kabupaten Ciamis, menjadi salah satu destinasi favorit masyarakat usai Hari Raya Idul Fitri. Sejak dibuka kembali pada H+2 lebaran, kawasan wisata ini langsung dipadati ribuan pengunjung, bahkan antrean kendaraan roda dua dan empat memadati area parkir.

Cadas Ngampar dikenal dengan keindahan alamnya, menghadirkan pemandangan alami bebatuan besar dan aliran air jernih yang bersumber langsung dari mata air Gunung Sawal, yang mengalir ke Sungai Cileueur. Suasana sejuk di kaki gunung menjadi daya tarik tersendiri bagi para wisatawan lokal.

Fauzi Rahmansyah, pengelola objek wisata tersebut mengatakan bahwa lonjakan pengunjung terjadi sejak hari kedua lebaran dan terus meningkat hingga saat ini.

“Alhamdulillah sejak H+2 sampai sekarang sudah ribuan pengunjung yang datang. Untuk hari terakhir libur lebaran, kami prediksi bisa tembus hingga 4.000 sampai 5.000 pengunjung,” ungkap Fauzi, Sabtu (5/4/2025).

Untuk menikmati keindahan alam di Cadas Ngampar, pengunjung hanya dikenakan tarif tiket masuk sebesar Rp5.000 untuk hari biasa dan Rp7.500 untuk hari libur, ditambah biaya parkir motor sebesar Rp2.000.

Baca Juga Kapolres Banjar Bantu Pemudik yang Mobilnya Ludes Terbakar, Delapan Penumpang Selamat

Demi menjaga keamanan dan kenyamanan pengunjung, pengelola juga melibatkan tiga warga lokal untuk membantu pengawasan di sekitar lokasi wisata. Fauzi berharap, meningkatnya jumlah kunjungan ini dapat berdampak positif pada ekonomi warga setempat dan membuka peluang kerja baru.

“Dengan ramainya wisata Cadas Ngampar, kami berharap taraf ekonomi warga bisa meningkat. Selain itu, pendapatan asli desa (PAD) juga ikut terdongkrak,” ujarnya.

Fauzi menyebut, tahun sebelumnya pertanggungjawaban keuangan dari BUMDes mencapai Rp26 juta. Untuk tahun ini, ia menargetkan bisa menyentuh angka Rp29 juta dari sektor wisata tersebut.

Cadas Ngampar kini menjadi contoh sukses pengelolaan wisata berbasis desa yang tidak hanya menghadirkan keindahan alam, tetapi juga membawa manfaat ekonomi bagi masyarakat sekitar. (Dods)

Baca Juga Tragedi di Curug Panganten Sadananya, Remaja Asal Cisayong Tewas Tenggelam

About analisaglobal

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!