Usung Tema Pembangunan Di Parade Jampana
Kabupaten Tasikmalaya, analisaglobal.com — Dalam rangka memeriahkan Puncak hari jadi kabupaten Tasikmalaya yang ke-390 tahun, sebanyak 351 desa yang ada di kabupaten Tasikmalaya turut serta dalam parade Jampana yang dilaksanakan di komplek perkantoran gedung Bupati Tasikmalaya di Bojong Koneng Singaparna. Selasa (26/07/2022).
Hadir dalam parade Jampana tersebut Bupati Tasikmalaya H. Ade Sugianto bersama Istri Hj. Ai Diantani Sugianto, Wakil Bupati Tasikmalaya H. Cecep Nurul Yakin, Ketua DPRD Kabupaten Tasikmalaya Asep Sopari Al Ayubi, Kapolres Tasikmalaya, Dandim 0612 Tasikmalaya, Para kepala SKPD dan para pejabat di lingkup pemda kabupaten Tasikmalaya.
Desa Ciawi Berharap Pemerintah Lebih Mendukung Program Desa
Tampak terlihat berbagai kreasi dan hiasan Jampana dihadirkan oleh setiap desa yang ada di kabupaten Tasikmalaya dengan berbagai konsep serta ciri khas desa masing-masing, secara bergantian tampil di depan panggung utama.
Seperti halnya desa Ciawi kecamatan Ciawi yang menampilkan hasil pembangunan di desanya, dengan konsep yang dikemas secara apik untuk dapat memberikan pesan moral kepada pihak pemerintah maupun masyarakat.
Baca Juga https://id.m.wikipedia.org/wiki/Wikipedia_bahasa_Indonesia

Menurut Kepala Desa Ciawi Sopyan Nurul Hadi, S.Sy mengungkapkan, Mudah – mudahan dari parade Jampana ini bukan hanya sekedar Festival yang di rayakan setiap tahun, tapi ada pesan moral juga untuk pemerintah kabupaten untuk lebih memperhatikan lagi desa-desa dalam mendukung program-program pembangunan, serta pemberdayaan untuk masyarakat yang tidak bisa dilaksanakan oleh Dana Desa (DD) dari pusat. Ungkapnya. Kepada analisaglobal.com
“Contohnya mempermudah pokir atau aspirasi, baik dari dinas-dinas terkait atau pun anggota DPRD kabupaten Tasikmalaya, karena kebutuhan setiap desa itu berbeda-beda.” Jelasnya
Kades Sopyan Nurul Hadi, S,Sy juga menambahkan, salah satu contoh desa kami yaitu desa Ciawi, kami ingin memiliki kantor desa yang representatif, karena ada di pusat kota Kecamatan Ciawi, dan itu anggarannya tidak bisa dari Dana Desa pusat, adapun dari Anggaran Dana Desa Provinsi anggaran nya sangat terbatas, mudah-mudahan semua dapat terealisasi. Imbuhnya.***AD/Mar
Analisa Global Cepat, Aktual dan Berimbang