Selamat pagi /siang/sore/malam pembaca setia analisaglobal.com, semoga semua pembaca dalam keadaan sehat, penuh kebahagiaan, dan bersemangat dalam beraktifitas serta sehat selalu.
Jangan lupa ya tetap pakai masker saat bepergian, rutin mencuci tangan dan menjaga jarak karena Pandemi Covid-19 belum berakhir. Berikut kami sajikan berita terpopuler di analisaglobal.com
Kabupaten Tasikmalaya, analisaglobal.com — Pasca meninggalnya dua (2) warga Desa Mangunreja Kecamatan Mangunreja yang diduga akibat covid 19 beberapa hari lalu membuat sebagian warga merasa khawatir dan cemas pasalnya rentan kejadiannya begitu dekat, saat ini di desa Mangunreja ada beberapa warga dalam pengawasan dan diharuskan untuk isolasi mandiri sambil menunggu hasil swab dari puskesmas.
Namun di samping kecemasan dan rasa khawatir tersebut ada juga yang merasa tenang dan bersyukur.
Keluarga Saepul Darma, warga Kampung Sangegeng desa Mangunreja selama 14 hari lebih keluarganya berdiam diri di rumah atau isolasi mandiri, namun pada hari Rabu (07/01/21) dirinya mendapatkan salinan hasil swab dari Puskesmas yang menyatakan bahwa hasilnya Negatif dengan bukti surat dari puskesmas.
“Saya sangat bersyukur dengan hasil Swab dan ini perlu diketahui oleh warga agar tidak ada rasa kecemasan lagi.” Ungkap saepul
Lanjut Saepul menuturkan, Selama ini keluarga saya seolah-olah momok yang menakutkan bagi warga, apalagi saat istri saya dinyatakan positif covid-19 dan di karantina di asrama haji, itu merupakan hal yang paling sulit bagi keluarga saya, saat ini tidak perlu lagi cemas dan khawatir karena istri saya sudah dinyatakan sembuh total tapi Prokes harus tetap di patuhi.” Tutur Saepul
Protokol kesehatan memang agak sedikit di abaikan padahal himbauan dan edukasi dari gugus tugas sudah sering di lakukan namun di lapangan seolah olah sebagian warga sudah tidak merasa takut lagi.
Setelah kejadian meninggalnya 2 warga pun protokol kesehatan biasa saja.***Yos Muhyar
Analisa Global Cepat, Aktual dan Berimbang