Puskesmas Pagerageung Terus Lakukan Pembinaan Terhadap ODGJ
Kabupaten Tasikmalaya, analisaglobal.com — Puskesmas kecamatan Pagerageung secara aktif terus melaksanakan program pembinaan bagi Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) di wilayahnya, dengan tujuan untuk meningkatkan kualitas hidup dan kesejahteraan mereka. Program ini melibatkan pelayanan kesehatan, dukungan psikososial, dan integrasi masyarakat untuk mendukung pemulihan ODGJ secara holistik.
Sebanyak 89 orang penderita ODGJ di kecamatan Pagerageung terus dilakukan pembinaan dan pengobatan secara gratis, karena hal tersebut merupakan program dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes RI) ataupun program nasional. Dampak dari pembinaan tersebut sebanyak 11 Orang sudah sembuh dan sudah melaksanakan aktivitas secara normal, diantaranya 6 laki-laki dan 5 perempuan.
Kepala Puskesmas Pagerageung H. Yoyo Suhartoyo, S.KM, M.KM yang diwakili Kasubag TU Ade Sudrajat, S.KM mengatakan, alhamdulillah untuk pembinaan ODGJ terus kami lakukan, dimana program ini merupakan program dari Kementerian Kesehatan, sehingga kami terus lakukan pembinaan dan pengobatan, katanya. Rabu (10/01/2024).
11 Orang Diantaranya Sembuh
“Sampai saat ini kami terus lakukan pendataan terhadap penderita ODGJ di kecamatan Pagerageung, sehingga secara BNBA (By Name By Addres) nya kami dapat melakukan pembinaan dengan cara home visit (Kunjungan Rumah) dengan memberikan makan dan obatnya, dan tidak lupa pembinaan untuk psikologisnya juga kepada lingkungan dan keluarga, sehingga nantinya ketika ada dukungan moril dari semua pihak dapat membantu kesembuhan bagi para penderita ODGJ, karena faktor utama itu adanya di lingkungan dan keluarga,” jelasnya.
Ade juga mengungkapkan, adapun dengan pengobatan dan pembinaan yang kami lakukan, kami mengacu pada data para penderita ODGJ tersebut, dan diawal kami sarankan untuk melakukan pemeriksaan dulu kepada dokter ahli jiwa di rumah sakit SMC, selanjutnya kami melakukan tindakan sesuai dari hasil pemeriksaan dokter spesialis, dan kami melakukan pengobatan secara rutin, dan itu gratis, sehingga alhamdulillah dari 89 Orang itu ada 11 Orang sudah sembuh dan melaksanakan aktivitas seperti biasanya, diantaranya 6 laki-laki dan 5 perempuan, ungkapnya.
“Untuk yang sudah sembuh itu sekarang ada yang bekerja di bidang bangunan seperti menjadi tukang tembok ataupun berjualan, sehingga dapat kembali bekerja dalam membantu keluarganya,” ujar Ade.
Kendati demikian, dikarenakan pembinaan ODGJ adalah program nasional, Ade Sudrajat, S.KM juga berharap dukungan dari semua pihak, karena kami tidak akan bisa berjalan sendiri tanpa adanya dukungan dari semua pihak, dalam arti untuk pemerintah sendiri sudah mendukung dalam hal ini, dan faktor utama dalam kesembuhan bagi para penderita ODGJ itu tentunya adalah dukungan dari pihak keluarga dan lingkungan itu sendiri, pungkasnya. (AD).
Analisa Global Cepat, Aktual dan Berimbang