Bupati Ciamis Instruksikan Siaga Lebaran 2026: Waspadai Cuaca Ekstrem, Kendalikan Harga, Amankan Arus Mudik

Kabupaten Ciamis, analisaglobal.com — Bupati Ciamis, Herdiat Sunarya, menegaskan seluruh jajaran pemerintah daerah harus meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi pengamanan Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah/2026. Penegasan tersebut disampaikan dalam Rapat Koordinasi Tingkat Kabupaten yang digelar di Aula Serda Kabupaten Ciamis, Kamis (12/03/2026).

Rapat tersebut dihadiri jajaran Forkopimda, para kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), camat, kepala puskesmas, kapolsek, dan danramil. Sementara itu, para kepala desa dan lurah mengikuti kegiatan secara virtual.

Dalam arahannya, Herdiat menyoroti kondisi cuaca yang belakangan menunjukkan peningkatan intensitas hujan disertai angin kencang di sejumlah wilayah Ciamis. Ia menegaskan seluruh jajaran pemerintah hingga tingkat desa harus meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana.

“Situasi cuaca saat ini tidak bisa dianggap sepele. Sosialisasi kepada masyarakat harus terus dilakukan agar semua pihak siap menghadapi kemungkinan bencana,” tegasnya.

Ia juga menginstruksikan pemerintah kecamatan, desa, serta instansi terkait untuk segera melakukan langkah antisipatif, seperti memangkas pohon rawan tumbang serta memastikan saluran air tetap lancar guna mencegah banjir dan longsor.

Selain persoalan cuaca, Herdiat mengingatkan bahwa masa libur nasional dan cuti bersama tahun 2026 cukup panjang. Kondisi tersebut diperkirakan akan meningkatkan mobilitas masyarakat secara signifikan. Karena itu, seluruh instansi diminta menyiapkan sistem piket dan penjagaan kantor agar pelayanan publik tetap berjalan optimal.

Baca Juga PLN UID Jawa Barat Siaga Lebaran 1447 H, 4.993 Personel Dikerahkan dan Cadangan Listrik Capai 8.021 MW

Menjelang Idulfitri, Pemerintah Kabupaten Ciamis juga terus memantau perkembangan harga kebutuhan pokok. Berdasarkan laporan yang diterima, beberapa komoditas memang mengalami kenaikan harga, namun masih berada dalam batas wajar.

“Secara umum, ketersediaan bahan pokok penting di Kabupaten Ciamis masih aman dan terkendali,” ujarnya.

Untuk menjaga stabilitas harga, pemerintah daerah melakukan pemantauan intensif di sejumlah pasar utama, seperti Pasar Ciamis, Pasar Kawali, Pasar Banjarsari, dan Pasar Sindangkasih. Jika terjadi lonjakan harga yang signifikan atau kelangkaan stok, pemerintah akan segera menggelar operasi pasar murah guna membantu masyarakat.

Sementara itu, berdasarkan informasi dari Kementerian Perhubungan Republik Indonesia dan Kepolisian Negara Republik Indonesia, operasi pengamanan Idulfitri 1447 H/2026 akan berlangsung selama 13 hari, mulai 13 hingga 25 Maret 2026.

Untuk mendukung kelancaran pengamanan tersebut, Pemerintah Kabupaten Ciamis menyiapkan berbagai langkah strategis di sejumlah sektor. Di bidang perhubungan, akan dibentuk posko pemantauan guna mendukung pengaturan arus lalu lintas selama masa mudik dan arus balik Lebaran.

Di sektor kesehatan, pemerintah daerah juga menyiagakan tenaga medis serta sarana prasarana di rumah sakit dan puskesmas, termasuk penyediaan ambulans guna mengantisipasi keadaan darurat selama masa libur Lebaran.

Selain itu, pemerintah juga memberi perhatian khusus pada sejumlah titik rawan kemacetan yang kerap dipicu aktivitas pasar tumpah, di antaranya Pasar Banjarsari, Pasar Imbanagara, Pasar Cikoneng, Pasar Sindangkasih, serta Pasar Cipaku/Buniseuri.

Dengan berbagai langkah tersebut, Pemerintah Kabupaten Ciamis berharap pengamanan serta pelayanan kepada masyarakat selama periode Idulfitri 2026 dapat berjalan aman, lancar, dan kondusif. (Dods)

Baca Juga Soroti Dugaan Monopoli Proyek di Lingkungan SKPD, Ketua RPD Bentangkan Spanduk di Tugu Lam Alif 

About analisaglobal

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!