PLN UID Jawa Barat Siaga Lebaran 1447 H, 4.993 Personel Dikerahkan dan Cadangan Listrik Capai 8.021 MW

Bandung, analisaglobal.com — PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Jawa Barat melaksanakan Siaga Idulfitri 1447 Hijriah pada periode 16–31 Maret 2026 dengan mengerahkan ribuan personel serta berbagai peralatan pendukung guna memastikan keandalan pasokan listrik selama masa mudik dan perayaan Lebaran. Selasa, (10/3/2026).

Selama periode siaga tersebut, sistem kelistrikan di wilayah Jawa Barat dipastikan dalam kondisi aman dengan daya mampu pasok sebesar 16.106 megawatt (MW). Beban puncak tertinggi diproyeksikan terjadi pada 30 Maret 2026 sebesar 8.085 MW, sehingga masih tersedia cadangan daya sekitar 8.021 MW.

Sementara itu, pada Hari Raya Idulfitri yang diperkirakan jatuh pada 21 Maret 2026, beban puncak diproyeksikan mencapai 5.139 MW dengan cadangan daya sebesar 10.967 MW. Dengan kondisi tersebut, PLN memastikan pasokan listrik di wilayah Jawa Barat berada dalam kondisi cukup dan andal.

General Manager PLN UID Jawa Barat, Sugeng Widodo, menyampaikan bahwa PLN telah menyiapkan berbagai langkah antisipatif guna menjaga keandalan sistem kelistrikan selama masyarakat menjalankan ibadah Ramadan hingga merayakan Idulfitri.

Baca Juga Anggota DPRD Pangandaran Akui Jadi Korban Investasi MBA, Minta Kasus Tidak Dipolitisasi

“PLN UID Jawa Barat menggelar Siaga Idulfitri dengan mengerahkan seluruh sumber daya terbaik. Kami berkomitmen memastikan pasokan listrik tetap andal dan berkualitas agar masyarakat dapat menjalankan ibadah dan merayakan Idulfitri dengan nyaman,” ujar Sugeng.

Untuk mendukung kesiapsiagaan tersebut, PLN UID Jawa Barat menyiagakan 4.993 personel yang bertugas selama 24 jam penuh. Para petugas didukung 437 unit mobil operasional dan 247 unit sepeda motor guna mempercepat respons penanganan apabila terjadi gangguan kelistrikan.

Selain itu, PLN juga menyiapkan berbagai peralatan pendukung seperti 112 unit genset, 124 unit Unit Gardu Bergerak (UGB), 10 unit Unit Kabel Bergerak (UKB), 32 unit UPS, serta 23 unit crane untuk memperkuat keandalan sistem kelistrikan.

Sebagai pusat koordinasi selama periode siaga, PLN UID Jawa Barat juga mendirikan 289 posko siaga yang tersebar di seluruh wilayah kerja.

Pengamanan pasokan listrik turut difokuskan pada 545 lokasi prioritas, yang meliputi 132 tempat ibadah, 205 instansi dan objek vital, 67 titik transportasi, 114 lokasi wisata, serta 27 rest area yang diperkirakan mengalami peningkatan aktivitas selama arus mudik dan libur Lebaran.

Sugeng menambahkan bahwa seluruh personel PLN bersiaga penuh selama 24 jam guna memastikan sistem kelistrikan tetap andal sehingga masyarakat dapat merayakan Idulfitri dengan tenang.

“Momentum Lebaran adalah saat yang sangat penting bagi masyarakat. Karena itu seluruh petugas PLN bersiaga penuh untuk menjaga listrik tetap andal selama periode Siaga Idulfitri,” tutup Sugeng. (Dods)

Baca Juga PLN dan Pemkot Tasikmalaya Perkuat Sinergi, Pastikan Pasokan Listrik Andal Dukung Pembangunan Kota

About analisaglobal

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!