Kabupaten Ciamis, analisaglobal.com – Sebagai bentuk rasa syukur terhadap kepedulian masyarakat lingkungan sekitar serta amanah Undang – undang Yayasan yaitu Sosial, Keagamaan dan Kemanusiaan, Yayasan Bina Sosial Sukatani berikan bantuan makanan kepada beberapa lansia dilingkungan sekutar.
Dibawah Yayasan Bina Sosial Sukatani, Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Ciamis Banjarsari Cibadak 2, berikan bantuan makanan berupa pemenuhan makanan gizi kepada lansia yang tinggal sendiri.
Dikatakan Fenti Pebrianti selaku PIC Yayasan Bina Sosial Sukatani saat berikan bantuan makanan, Kamis 7 Mei 2026, menuturkan bahwa tanggungjawab sosial terhadap lingkungan sekitar, SPPG Cibadak 2 Banjarsari komitmen dan berkelanjutan dari kami untuk berkontribusi terhadap kualitas pemenuhan gizi bagi para lansia sekitar.
“Selaku mitra dari Badan Gizi Nasional (BGN), SPPG Cibadak 2, tentu kami ingin yang terbaik bagi penerima manfaat khususnya dan umunya untuk kepedulian dilingkungan sekitar terus dilakukan”, tutur Penty kepada analisaglobal.com.
Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Banjarsari Cibadak 2, menyuplai Makanan Bergizi Gratis (MBG) ke Desa Banjarsari untuk 3B (Ibu Hamil, Menyusui dan Balita) 394 penerima manfaat, SMPN 1 Banjarsari 1.094 siswa, dan MI Cikohkol sebanyak 137, yang secara keseluruhan jumlahnya 1.625 Penerima manfaat, imbuhnya.
Sedangkan untuk relawan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Cibadak 2 tersebut berjumlah 41 orang, termasuk staff 3 orang (kepala dapur, ahli gizi, akuntan), hampir semuanya warga setempat, ungkapnya.
Ditempat yang sama Ledi Gustiawan, S.Sos selaku Kepala SPPG menambahkan bahwa sikap peduli lingkungan sekitar merasa bangga karena esensi amanah UU yayasan telah kami aplikasikan dan tentu kami ingin berkontribusi kepada bangsa dan negara, salah satu kegiatan ini, ujarnya.

Selain itu kami SPPG Banjarsari Cibadak 2 dalam mendorong perekonomian masyarakat Desa Cibadak Kecamatan Banjarsari, dari hasil limbah organik kami langsung berikan kepada lingkungan yang memiliki usaha ternak unggas dan budi daya ikan lele dan mujaer, terangnya.
Kami juga sudah bekerja sama dengan Bank Sampah Desa Cibadak terkait hasil limbah organik dan organik dibawa langsung oleh pengurusnya untuk budidaya magot yang nantinya dikelola untuk bisa hasilkan nilai ekonomi masyarakat sekitar.
Sementara guna mendorong perekonomian masyarakat, dalam pemenuhan bahan baku kami juga sudah bekerja sama dengan Badan Usaha Milik Desa (BUMDES) Cibadak, dan beberapa pelaku UMKM yang berjualan di Pasar Kecamatan Banjarsari, jelasnya.
Hadirnya kami SPPG Banjarsari Cibadak 2 yang bernaung di Yayasan Bina Sosial Sukatani bisa berikan manfaat kepada masyarakat sekitar pada umunya, dan khususnya dalam pelayanan pemenuhan gizi siswa bisa dirasakan betul manfaatnya.
Kalaupun kami dalam pelayanan pemenuhan gizi belum dirasa maksimal kami memohon maaf, masukan dan saran yang konstruktif bagi kami adalah sebuah perbaikan dan evaluasi dalam meningkatkan kualitas.
Sesuai arahan dan instruksi dari BGN Pusat dan Asta Cita Presiden Prabowo, kami terus berbenah, evaluasi demi hasil yang terbaik untuk investasi Sumber Daya Manusia (SDM) menuju Indonesia Emas tahun 2045, pungkasnya. (driez)
Analisa Global Cepat, Aktual dan Berimbang