Kabupaten Ciamis, analisaglobal.com — Setelah dilakukan pencarian intensif selama berjam-jam, korban dugaan bunuh diri di Jembatan Cirahong akhirnya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia di aliran Sungai Citanduy, Sabtu (23/5/2026) sekitar pukul 10.45 WIB.
Jasad korban ditemukan sejauh kurang lebih delapan kilometer dari lokasi awal diduga terjatuh. Korban ditemukan tersangkut di antara tumpukan sampah dan ranting di kawasan hilir Sungai Citanduy wilayah Leuwigede saat tim SAR gabungan melakukan penyisiran menggunakan perahu karet.
Korban pertama kali terlihat oleh relawan TAGANA, Cepi, yang saat itu berada di atas perahu bersama tim pencari.
Dari kejauhan, Cepi melihat pakaian berwarna biru mencuat di sela-sela sampah sungai. Tim kemudian mendekati lokasi dan memastikan bahwa jasad tersebut merupakan korban yang sebelumnya dilaporkan melompat dari Jembatan Cirahong.
“Awalnya terlihat seperti benda tersangkut. Setelah didekati ternyata tubuh korban dengan kaos biru yang masih melekat. Saya langsung yakin itu korban yang dicari,” ujar Cepi di lokasi pencarian.
Saat ditemukan, kondisi korban tengkurap dan sebagian tubuhnya tertutup tumpukan sampah di tepian sungai.
Baca Juga PLN Tasikmalaya Peringatkan Bahaya Layangan Dekat Jaringan Listrik
Evakuasi berlangsung dramatis karena posisi korban berada di area aliran sungai yang dipenuhi material sampah dan ranting. Tim SAR gabungan kemudian mengevakuasi jasad korban ke tepian sebelum dibawa ambulans untuk proses identifikasi dan penanganan lebih lanjut.
Operasi pencarian dipimpin Basarnas dengan melibatkan TAGANA Kabupaten Ciamis, TAGANA Kota Tasikmalaya, BPBD Kabupaten Ciamis, BPBD Kabupaten Tasikmalaya, BPBD Kota Tasikmalaya serta unsur relawan lainnya.
Dua unit perahu karet diterjunkan untuk menyisir aliran Sungai Citanduy dari bawah Jembatan Cirahong hingga sejumlah titik di wilayah hilir. Pencarian dilakukan dengan pembagian sektor mengingat derasnya arus dan luasnya area pencarian.
Dengan ditemukannya korban, operasi SAR gabungan resmi dihentikan. Petugas selanjutnya melakukan proses identifikasi serta penanganan lebih lanjut terhadap jasad korban. (Dods)
Baca Juga PLN Tasikmalaya Tegaskan Pelanggan Wajib Bayar Listrik Sebelum Tanggal 20
Analisa Global Cepat, Aktual dan Berimbang