Kontes PPAKN Pangandaran Jadi Wadah Hobi Positif, Dorong Kunjungan Wisata dan PAD Daerah

Pangandaran, analisaglobal.com – Kehadiran Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Perkumpulan Penghobi Ayam Kontes Nusantara (PPAKN) Kabupaten Pangandaran mendapat sambutan positif dari para penghobi ayam kontes di wilayah Pangandaran dan sekitarnya.

Organisasi yang telah memiliki legalitas resmi ini terus berupaya mengubah stigma negatif masyarakat terhadap hobi ayam tangkas melalui berbagai kegiatan yang edukatif, terarah, dan bebas dari unsur perjudian.

PPAKN atau Perkumpulan Penghobi Ayam Kontes Nusantara merupakan organisasi berbadan hukum yang telah disahkan oleh Kementerian Hukum dan HAM. Organisasi ini menjadi wadah resmi bagi para pencinta dan peternak ayam kontes di Indonesia dengan visi utama menyalurkan hobi secara positif, melestarikan budaya, serta mengedepankan seni dalam merawat dan membina ayam kontes tanpa praktik perjudian.

Berbagai kegiatan yang digelar PPAKN lebih menitikberatkan pada penilaian ketangkasan, postur tubuh, keunikan, kualitas fisik, hingga keindahan ayam. Seluruh pelaksanaan kegiatan dilakukan dengan aturan yang ketat dan berada di bawah pengawasan pihak berwenang guna memastikan tidak adanya unsur taruhan maupun perjudian.

Setelah diterbitkannya Surat Keputusan (SK) dari DPP PPAKN Pusat, DPC PPAKN Pangandaran di bawah kepemimpinan Agus Triono yang akrab disapa Agus Tame langsung bergerak aktif bersama seluruh jajaran pengurus dengan menggelar kegiatan Latihan Bersama (Latber) sekaligus sosialisasi organisasi pada Minggu (21/6/2026). Kegiatan tersebut berlangsung di kawasan Pantai Timur Pangandaran dan dihadiri para penghobi ayam kontes dari berbagai daerah.

Ketua DPC PPAKN Pangandaran, Agus Triono, mengatakan bahwa kegiatan kontes dan latihan bersama tersebut tidak hanya bertujuan mewadahi para penghobi ayam kontes secara legal dan positif, tetapi juga memiliki dampak ekonomi bagi daerah.

Baca Juga Semarak Muharram 1448 H, Forum Gunung Pangajar Gelar Santunan Anak Yatim dan Tabligh Akbar

“Selain sebagai upaya melestarikan budaya warisan kerajaan Indonesia, khususnya legenda Ciung Wanara di Jawa Barat, kegiatan ini juga berpotensi meningkatkan kunjungan wisata ke Pangandaran. Dengan banyaknya peserta dan pengunjung yang datang, tentu dapat memberikan dampak positif terhadap sektor ekonomi dan berkontribusi pada peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD),” ujar Agus.

Menurutnya, kehadiran PPAKN juga menjadi sarana edukasi kepada masyarakat bahwa seni ayam tangkas tidak selalu identik dengan perjudian. Organisasi ini hadir untuk memberikan ruang bagi para penghobi dalam menyalurkan minat dan bakatnya secara sehat, tertib, dan sesuai aturan yang berlaku.

“PPAKN hadir untuk mengubah paradigma masyarakat bahwa seni ayam tangkas tidak semuanya berkaitan dengan judi. Kami ingin membuktikan bahwa hobi ini dapat disalurkan melalui kegiatan yang positif, terorganisir, dan bebas dari unsur perjudian,” tegasnya.

Melalui berbagai program dan kegiatan yang terus digelar, DPC PPAKN Pangandaran berharap dapat memperkuat komunitas penghobi ayam kontes sekaligus mendukung pengembangan sektor pariwisata dan ekonomi daerah melalui event-event yang mampu menarik kunjungan masyarakat dari berbagai wilayah. (driez)

Baca Juga Pertama Kali dalam 210 Tahun, Desa Imbanagara Rayakan Hari Jadi Secara Meriah

About analisaglobal

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!