Kabupaten Ciamis, analisaglobal.com — Ribuan warga memadati Lapang Bola Bumi Imbanagara Permai (BIP), Minggu (21/6/2026), untuk mengikuti gerak jalan sehat yang menjadi puncak kemeriahan peringatan Hari Jadi ke-210 Desa Imbanagara, Kecamatan Ciamis.
Perayaan ini mencatat sejarah baru karena untuk pertama kalinya sejak berdiri dua abad lebih, hari jadi desa diperingati secara besar-besaran dengan melibatkan seluruh elemen masyarakat.
Ketua Pelaksana Hari Jadi Desa Imbanagara, Maman, mengatakan rangkaian kegiatan telah dimulai sejak terbentuknya panitia melalui agenda ngaguar sajarah guna menelusuri cikal bakal berdirinya Desa Imbanagara.
Kegiatan tersebut diwujudkan melalui ziarah ke makam para leluhur yang berada di Nagara Tengah, Kecamatan Cineam, Kabupaten Tasikmalaya, yang diikuti perangkat desa dan seluruh lembaga kemasyarakatan secara berkonvoi.
“Tujuannya agar masyarakat tidak melupakan sejarah dan asal-usul Desa Imbanagara,” kata Maman.
Puncak peringatan Hari Jadi Desa Imbanagara yang digelar pada 15 Juni 2026 diisi dengan seremoni dan dilanjutkan ziarah ke makam tokoh-tokoh pendiri, yakni Adipati Imbanagara, Raden Panji, dan Kipawindan.
Selain itu, panitia juga menggelar santunan anak yatim dalam rangka menyambut Tahun Baru Islam 1 Muharam 1448 Hijriah. Sebagai bentuk rasa syukur, masyarakat bersama panitia melaksanakan pemotongan tumpeng dan ramah tamah.
Memasuki rangkaian penutup, semarak peringatan dilanjutkan dengan gerak jalan sehat yang dipusatkan di Lapang BIP dan diikuti masyarakat dari seluruh dusun di Desa Imbanagara.
Menurut Maman, kegiatan tersebut bukan sekadar hiburan, tetapi menjadi sarana untuk mempererat silaturahmi sekaligus menanamkan kecintaan masyarakat terhadap sejarah desa.
“Jangan sampai masyarakat hanya menikmati kemeriahannya, tetapi tidak mengetahui sejarah desanya sendiri. Momentum hari jadi ini kami manfaatkan untuk membangun rasa memiliki terhadap Desa Imbanagara,” tegasnya.
Dalam momentum bersejarah tersebut, juga dilaksanakan peluncuran buku sejarah Desa Imbanagara yang disusun oleh Nandang bersama tim. Buku tersebut diserahkan kepada Kepala Desa Imbanagara dan secara simbolis diteruskan kepada Camat Ciamis sebagai upaya mendokumentasikan perjalanan panjang desa yang telah berusia 210 tahun.
Maman mengakui persiapan peringatan tahun ini berlangsung dalam waktu yang relatif singkat. Namun berkat dukungan masyarakat dan berbagai pihak, seluruh agenda dapat berjalan lancar.
“Harapan kami ke depan perencanaan bisa lebih matang sehingga peringatan Hari Jadi Desa Imbanagara dapat digelar lebih besar dan lebih terstruktur,” ujarnya.
Ia menegaskan, perayaan tahun ini menjadi tonggak sejarah baru bagi Desa Imbanagara. Sebab, selama ini belum pernah ada peringatan hari jadi yang digelar secara semarak dan melibatkan masyarakat secara luas.
“Di usia yang ke-210 tahun, baru kali ini Hari Jadi Desa Imbanagara dirayakan secara besar. Mudah-mudahan ini menjadi tradisi yang terus dilestarikan setiap tahun,” katanya.
Untuk menambah kemeriahan jalan sehat, panitia bersama Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) menyediakan hadiah utama berupa seekor domba senilai sekitar Rp4 juta.
Lebih dari sekadar seremoni, peringatan Hari Jadi ke-210 Desa Imbanagara menjadi momentum membangkitkan kesadaran sejarah, memperkuat identitas desa, serta mewariskan nilai-nilai para leluhur kepada generasi penerus. (Dods)
Baca Juga Semarak Muharram 1448 H, Forum Gunung Pangajar Gelar Santunan Anak Yatim dan Tabligh Akbar
Analisa Global Cepat, Aktual dan Berimbang