Bukan Sekadar Lomba Masak, Cooking Competition MBG Ciamis Uji Profesionalitas 181 Dapur SPPG

Kabupaten Ciamis, analisaglobal.com — Cooking Competition Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Ciamis bukan sekadar ajang adu kemampuan memasak. Kompetisi ini akan menjadi panggung untuk menguji kreativitas menu, kandungan gizi, kebersihan dapur, efisiensi anggaran hingga profesionalitas tenaga pengolah makanan di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).

Persiapan kegiatan mulai dimatangkan melalui konsolidasi dan sosialisasi yang digelar di Larissa Hotel Ciamis, Jumat (21/8/2026). Kegiatan tersebut dihadiri Indonesia Chef Association (ICA), Koordinator Wilayah Badan Gizi Nasional (BGN) Ciamis, Satgas Pengawasan MBG, serta koordinator kecamatan SPPG.

Ketua Pelaksana MBG Cooking Competition, Chef Rocky, yang juga pengurus ICA BPC Tasikmalaya, mengatakan konsolidasi dilakukan untuk memastikan seluruh peserta memahami teknis dan standar penilaian sebelum kompetisi berlangsung.

“Alhamdulillah hari ini kami melakukan konsolidasi dan sosialisasi kepada seluruh Korcam yang ada di Kabupaten Ciamis,” ujar Chef Rocky.

Dalam kompetisi tersebut, peserta tidak cukup hanya menyajikan makanan yang enak. Menu harus variatif, memiliki kandungan gizi sesuai kebutuhan, kreatif, serta tetap berada dalam batas anggaran Rp10.000 per porsi.

Aspek kebersihan juga menjadi perhatian serius. Peserta akan dinilai dari penerapan clean as you go, yakni kemampuan menjaga kebersihan area kerja selama proses memasak hingga selesai. Komunikasi antara chef dan ahli gizi juga menjadi bagian penting dalam penilaian.

“Penilaiannya meliputi menu yang variatif, kandungan gizi, menu kreatif dan budget yang sesuai, yaitu Rp10 ribu,” katanya.

Baca Juga KH Marsudi Syuhud, Ulama yang Mendunia: Dari NU Untuk Umat, Bersama Indonesia Menuju Indonesia Emas 2045

Tak hanya kompetisi, kegiatan ini juga akan dirangkai dengan memasak dan penyediaan lebih dari 2.000 porsi makanan untuk masyarakat. Konsep tersebut sekaligus menjadi kesempatan memperkenalkan potensi pangan lokal Ciamis, salah satunya ikan nila.

Antusiasme peserta pun cukup tinggi. Pendaftar bahkan tidak hanya berasal dari Ciamis, tetapi juga daerah lain, termasuk Banjar. Namun, panitia masih memprioritaskan peserta dari Ciamis yang saat ini memiliki 181 dapur SPPG.

“Kami terima sebanyak-banyaknya dulu. Kami tidak akan membatasi, sesuai dengan kemampuan kami,” ujarnya.

Koordinator Wilayah BGN Kabupaten Ciamis, Eggy Armand Ramdani, memastikan BGN memberikan dukungan penuh terhadap kegiatan tersebut.

Menurut Eggy, Cooking Competition dapat menjadi etalase untuk menunjukkan kepada masyarakat bahwa SPPG tidak hanya memiliki dapur, tetapi juga didukung juru masak profesional dan ahli gizi yang bertanggung jawab terhadap makanan yang disajikan.

“Ini bagian dari menunjukkan bagaimana menu yang disajikan di MBG. Ini bisa menjadi etalase bagi masyarakat untuk melihat bahwa di SPPG ada tenaga juru masak yang profesional dan ahli gizi yang bisa mempertanggungjawabkan kandungan gizi,” katanya.

Ia berharap kegiatan tersebut mampu memperkuat kepercayaan masyarakat sekaligus mendorong SPPG terus meningkatkan kualitas layanan MBG.

Kejari Beri Dukungan, Tapi Ingatkan Soal Anggaran. Dukungan juga datang dari tim pengawasan MBG Kejaksaan Negeri Ciamis. Hari Kurniawan dari Seksi Intelijen Kejari Ciamis menilai kompetisi tersebut menjadi momentum untuk mengukur profesionalitas dan kredibilitas personel di dapur SPPG.

“Ini kegiatan positif sekaligus menunjang kinerja dapur-dapur SPPG. Di sinilah teruji profesionalitas dan kredibilitas orang-orang yang ada di SPPG,” ujarnya.

Ia juga mengapresiasi upaya panitia mengangkat potensi lokal Ciamis, seperti ikan nila dan sayuran. Menurutnya, potensi tersebut perlu diperkenalkan lebih luas agar turut mengangkat nama Kabupaten Ciamis.

Namun, ada satu pesan tegas dari Kejari Ciamis. Pelaksanaan kompetisi jangan sampai mengganggu anggaran utama untuk pemenuhan makanan masyarakat.

“Kami titip satu hal dari Kejaksaan, kegiatan ini jangan sampai mengganggu anggaran dapur, khususnya anggaran yang harus disalurkan kepada masyarakat,” tegasnya.

Cooking Competition MBG Ciamis pun diharapkan menjadi lebih dari sekadar perlombaan. Kompetisi ini menjadi ruang pembuktian bahwa dapur SPPG mampu menghadirkan menu yang bergizi, kreatif, higienis, efisien dan tetap sesuai anggaran, sekaligus mengangkat kekuatan pangan lokal Ciamis. (Dods)

Baca Juga Hasil Uji Lab Pastikan Air Kolam Lebak Lipung Tercemar, DPRKPLH Ciamis Siapkan Penelusuran

About analisaglobal

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!