Milangkala ke-3 LASQI Mangunreja Resmi Dibuka, FORWAPI Ikut Andil Santuni 50 Anak Yatim

Kabupaten Tasikmalaya, analisaglobal.com – Dewan Pimpinan Kecamatan (DPK) Lembaga Seni dan Qasidah Indonesia (LASQI) Nusantara Jaya Kecamatan Mangunreja resmi membuka peringatan Milangkala ke-3 yang dirangkaikan dengan Festival Qasidah Rebana dan Dugkol. Kegiatan tersebut digelar di GOR Desa Margajaya, Kecamatan Mangunreja, Kabupaten Tasikmalaya, Kamis (23/10/2026).

Festival seni Islami ini dijadwalkan berlangsung selama dua malam, mulai Kamis malam, dengan memperebutkan hadiah berupa trofi dan uang pembinaan. Kegiatan tersebut menjadi salah satu upaya untuk melestarikan kesenian Islami sekaligus mendorong keterlibatan generasi muda dalam menjaga warisan seni dan budaya yang berkembang di tengah masyarakat.

Pembukaan kegiatan dihadiri Ketua DPK LASQI Kecamatan Mangunreja, Koswara Abdul Malik, Camat Mangunreja, Ketua DPRD Kabupaten Tasikmalaya, Kepala Puskesmas Mangunreja, Kepala Desa Margajaya, serta Kepala Desa Salebu. Kehadiran sejumlah unsur pemerintahan dan tokoh masyarakat tersebut menambah semarak pelaksanaan Milangkala ke-3 LASQI Mangunreja.

Ketua DPK LASQI Kecamatan Mangunreja, Koswara Abdul Malik, menyampaikan rasa syukur atas kelancaran pembukaan kegiatan tersebut. Ia berharap festival ini tidak hanya menjadi ajang perlombaan, tetapi juga menjadi sarana pembinaan dan pengembangan potensi seni generasi muda.

“Alhamdulillah, pembukaan Milangkala ke-3 berjalan lancar. Festival Rebana dan Dugkol ini akan berlangsung dua malam. Semoga menjadi wadah pembinaan generasi muda,” ujarnya.

Menurutnya, keberadaan festival seni Islami diharapkan mampu menjaga eksistensi qasidah rebana dan dugkol agar tetap dikenal serta diminati oleh masyarakat, khususnya kalangan generasi muda. Selain sebagai hiburan yang bernilai positif, kegiatan ini juga menjadi ruang untuk mempererat silaturahmi antarwarga.

Baca Juga Aktivitas BUMDesma Sukahening Dipertanyakan, Kontribusi Terhadap PADes Jadi Sorotan

Sementara itu, Ketua DPRD Kabupaten Tasikmalaya Budi Ahdiat memberikan apresiasi terhadap penyelenggaraan kegiatan tersebut. Festival Rebana dan Dugkol dinilai menjadi bentuk syiar Islam yang positif sekaligus upaya memperkuat nilai-nilai keagamaan melalui pendekatan seni dan budaya.

Tidak hanya menghadirkan pertunjukan seni Islami, rangkaian pembukaan Milangkala ke-3 LASQI Kecamatan Mangunreja juga diwarnai kegiatan sosial berupa santunan kepada 50 anak yatim piatu yang dilaksanakan oleh Forum Wartawan Priangan (FORWAPI).

Santunan tersebut diserahkan oleh Saputra yang mewakili Pembina FORWAPI, Bang Sunaryo, bersama jajaran pengurus organisasi yang diketuai Halim Saepudin dengan Sekretaris Jenderal Ade Kurnia Sudrajat atau yang akrab disapa Ade Global.

Kegiatan santunan ini menjadi wujud kepedulian sosial FORWAPI terhadap anak-anak yatim piatu sekaligus menghadirkan nilai kebersamaan di tengah perayaan Milangkala LASQI. Momentum tersebut diharapkan dapat memberikan kebahagiaan dan manfaat bagi para penerima santunan.

Perpaduan antara festival seni Islami dan kegiatan sosial ini menunjukkan bahwa peringatan Milangkala tidak sekadar menjadi ajang perayaan organisasi, tetapi juga dapat menjadi sarana memperkuat persaudaraan, melestarikan budaya, serta menumbuhkan kepedulian terhadap sesama.

Melalui Milangkala ke-3 ini, LASQI Kecamatan Mangunreja diharapkan terus berkembang sebagai wadah pembinaan seni qasidah dan kesenian Islami, sekaligus mendorong generasi muda untuk berperan aktif dalam menjaga nilai-nilai agama, budaya, dan kepedulian sosial di Kabupaten Tasikmalaya. (AD)

Baca Juga Sumpah Pemuda Jadi Momentum PLN Tasikmalaya Perkuat Yantek untuk Layanan Lebih Andal

About analisaglobal

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!