Kabupaten Tasikmalaya, analisaglobal.com — Ormas BBC DPD Kabupaten Tasikmalaya gelar aksi masa dan geruduk Kantor Dinas Pertanian Kabupaten Tasikmalaya untuk mempertanyakan adanya dugaan gratifikasi pungli dana Banprov Bantuan Kelompok ternak sapi anggaran tahun 2018. Kamis (24/06/21).

Saat dikonfirmasi di sela – sela usai menggelar aksi, Yudhi Adhi Rahmatilah selaku Korlap aksi Ormas Buah Batu Corps (BBC) Mengatakan, terkait persoalan Banprov anggaran tahun 2018 di beberapa kelompok ternak sapi di Kabupaten Tasikmalaya yang di indikasikan adanya dugaan, dari beberapa sumber sebagai penerima bantuan tersebut, dugaan adanya gratifikasi pungli untuk kelompok ternak sapi. Ucapnya

Benar ada, ungkap Yudhi, laporan dari sumber penerima bantuan kelompok ternak dengan indikasi dugaan gratifikasi pungli tersebut dengan kisaran Rp. 25 juta untuk satu kelompok oleh oknum Kabid Peternakan Dinas Pertanian Kabupaten Tasikmalaya, yang sekarang sudah lengser atau pensiun dari jabatannya dengan Inisial (W), tapi kami tidak cukup diam sampai disini, kami akan tetap lakukan observasi terhadap dugaan – dugaan tersebut ataupun laporan kami ini sebatas kedinasan, tapi akan melaporkan secara pribadinya sebagai penanggung jawab pelaksana program tersebut. Ungkapnya

“Adapun jumlah kelompok ternak penerima bantuan kami belum tahu semuanya, berapa jumlah kelompok yang menerima program tersebut. Tapi data dari dinas yang kami terima ada 5 kelompok penerima Banprov tahun 2018, terkait program selanjutnya karena pengakuan daripada kepala dinas bahwa program tersebut ini dialokasikan hanya untuk sebatas program bantuan provinsi untuk penganggaran di APBD tidak ada menurut pengakuan kepala Dinas.” Jelasnya

Di tempat terpisah, saat ditemui di ruangan kerjanya Plt Kabid Peternakan Dinas Pertanian Eddy Abdul Somadi mengatakan akan mengklarifikasi terkait adanya dugaan pungli tersebut, perlu ada pembuktian terlebih dahulu karena terkait hukum dan kami akan berkomunikasi dulu dengan yudhi selaku korlap aksi dari Ormas BBC. Ucapnya

“Kami akan menanyakan siapa yang akan dihadirkan karena kami tidak tahu dan kami dari dinas pun mewanti – wanti kepada rekan dinas di lapangan jaga nama baik kedinasan.” Tutupnya.***Day

Leave a Reply