Banjir Rendam Dua Dusun di Pahonjean, Bantuan Terus Mengalir untuk Warga Terdampak

Cilacap, analisaglobal.com — Curah hujan yang mengguyur wilayah Desa Pahonjean, Kecamatan Majenang, Kabupaten Cilacap, sejak Senin (10/11/2025) hingga Selasa (18/11/2025), menyebabkan banjir dengan ketinggian mencapai 50 hingga 100 sentimeter.

Genangan melanda Dusun Bojong Meros dan Dusun Pakuncen, membuat warga khawatir dan sebagian terpaksa mengungsi ke tempat yang lebih aman.

Sedikitnya 11 RT terdampak banjir akibat hujan yang tak kunjung reda serta meluapnya beberapa sungai, yaitu Sungai Ciglagah, Cijalu, Cilopadang, dan Cilanggir. Kondisi ini membuat warga harus tetap siaga menghadapi kemungkinan adanya peningkatan debit air sewaktu-waktu.

Kepala Dusun Pakuncen, Salamun, mengatakan bahwa masyarakat harus ekstra waspada mengingat intensitas hujan masih tinggi dan potensi luapan sungai terus mengancam.

“Warga harus hati-hati dan tetap waspada. Curah hujan setiap sore dan malam bisa memicu luapan sungai kapan saja,” ujarnya.

Banjir juga menggenangi jalan desa, rumah warga, serta puluhan hektare sawah yang tengah memasuki masa panen. Banyak petani diperkirakan mengalami gagal panen akibat tingginya genangan air yang tidak kunjung surut.

Di tengah situasi tersebut, bantuan terus berdatangan dari berbagai pihak. MI PP El-Bayan Padangsari, SMK Diponegoro Majenang, serta sejumlah donatur lainnya menyalurkan bantuan berupa air mineral, makanan kering, sembako, makanan siap saji, dan kebutuhan lainnya untuk warga terdampak.

Baca Juga Desa Imbanagara Raya Terima Kunjungan DPRKPLH Jawa Barat dalam Rangka Penilaian Anugerah Makuta Binokasih 2025

Kepala Desa Pahonjean, Heri Sudiono, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada para donatur dan mengimbau warga untuk tetap tenang serta saling berkoordinasi.

“Kami menghimbau seluruh warga, khususnya di dua dusun yang terdampak, agar selalu siap siaga dan segera melapor jika terjadi kondisi darurat. Terima kasih kepada para donatur yang telah membantu warga kami,” ungkapnya.

Bantuan tersebut langsung disalurkan kepada masyarakat yang terdampak untuk meringankan beban mereka di tengah kondisi banjir yang belum menunjukkan tanda-tanda surut. (Yaya Kusmayadi)

Baca Juga Pasca Pengunduran Diri Waketum, FORWAPI Gelar Rapat Konsolidasi Bersama DPC dan Penasehat Hukum

About analisaglobal

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!