Bersumber Dari Dana Desa, Pekerjaan Proyek Pengaspalan Di Desa Citamba Diduga Syarat Korupsi Dan Asal Jadi

Pekerjaan Proyek Pengaspalan Di Desa Citamba

Kabupaten Tasikmalaya, analisaglobal.com — Proyek pekerjaan pengaspalan jalan memakai hotmix manual di wilayah Kp. Cisorok desa Citamba kecamatan Ciawi, dengan panjang 557,6 M, Lebar rata-rata 2,25 Meter dan Tinggi 0,03 Meter dengan total anggaran Rp. 202.942.000 yang bersumber dari dana desa tahun anggaran 2024 yang dikerjakan ±6 hari.

Namun ketika awak media analisaglobal.com ke lapangan, pekerjaan pengaspalan tersebut diduga asal-asalan dan jauh dari kata layak, dimana yang seharusnya memakai hotmix manual tetapi jika dilihat ternyata memakai locko (Atau Hotmix Jadi dengan membeli), serta kerapihan pekerjaan dan ketebalan pengaspalan pun diduga tidak sesuai dengan apa yang sudah ditentukan dipapan proyek pekerjaan, dengan ukuran ketebalan 0,03 M atau 3 CM.

Hasil proyek Pekerjaan Pengaspalan di Di Desa Citamba terlihat tidak sesuai speck ukuran yang ada, dimana terlihat tipis. Senin (01/04/24). AD/analisaglobal.com

Adapun temuan lainnya, dipapan proyek pekerjaan harusnya ±6 hari kerja, tetapi menurut informasi dilapangan ternyata 3 hari pekerjaan pun sudah selesai dikerjakan, jadi jika dilihat secara teknis pun sudah keluar dari aturan yang ditentunkan, sehingga dugaan indikasi korupsi pun kental dalam proyek pekerjaan pengaspalan tersebut.

Baca Juga Diduga Bobrok Dan Gagalnya Program SANIMAS 2023 di Desa Cikubang Kecamatan Taraju

Sebelumnya, awak media analisaglobal.com melakukan konfirmasi melalui pesan Singkat WhatsApp (WA) kepada kepala Desa Citamba namun tidak ada jawaban, dan selanjutnya menghubungi Sekretaris Desa Citamba untuk menanyakan pekerjaan tersebut, menurut Sekdes Citamba bahwa untuk pekerjaan tersebut dikerjakan oleh pihak ketiga dan untuk masalah speck kami tidak tahu silahkan saja kalau mau kelapangan, tulisnya. Sabtu (30/03/2024).

awak media analisaglobal.com saat mengunjungi kantor pemerintah desa Citamba kec. Ciawi Kab. Tasikmalaya. Senin (01/04/24). AD/analisaglobal.com

Untuk mempertanyakan kembali pekerjaan tesebut, awak media analisaglobal.com pun kembali mendatangi kantor pemerintah desa Citamba, namun sangat disayangkan menurut perangkat desa yang ada bahwa kepala desa dan sekretaris desa sedang tidak ada ditempat karena sedang ada rapat di kantor kecamatan Ciawi.

awak media analisaglobal.com pun menuju kantor kecamatan Ciawi, akan tetapi ternyata tidak ada rapat, dan menurut Camat Ciawi Winardi Hidayat, S.IP, M.SI bahwa terkait pekerjaan tersebut pihaknya harus melihat dulu kelapangan, karena saya baru tahu kalau ada pekerjaan pengaspalan tersebut dari rekan-rekan, singkatnya. Senin (01/04/2024).

Ditempat yang sama, Ketua DPK APDESI Ciawi yang juga selaku kepala desa Ciawi Sopyan Nurul Hadi, S,Sy saat dimintai tanggapan terkait pekerjaan pengaspalan di wilayah Cisorok desa Citamba, dirinya mengungkapkan bahwa saya barusan sudah dari desa Citamba dan melihat pekerjaan tersebut, dan selepas dari sana saya langsung ke sini ke kantor kecamatan.

“Kalau menurut saya memang pekerjaan tersebut kurang maksimal,” ungkapnya.

Diduga Kurangnya perekat dan terlihat tipis hasil dari proyek pekerjaan pengaspalan di desa Citamba kec. Ciawi Kab. Tasikmalaya. Senin (01/04/24).AD/analisaglobal.com

Sampai berita ini ditayangkan, pihak pemerintah desa Citamba belum memberikan keterangan apapun terkait pekerjaan pengaspalan yang diduga asal-asalan dan tidak memenuhi standar pekerjaan sesuai speck yang ada, dimana indikasi dugaan korupsi pun sangat kuat.

Maka terkait hal tersebut, media analisaglobal.com berharap pihak Inspektorat Kabupaten Tasikmalaya, DPMD kabupaten Tasikmalaya untuk segera turun tangan kelapangan untuk melihat pekerjaan tersebut, dimana pekerjaan tersebut bersumber dari Dana Desa yang tentunya bersumber dari uang pajak rakyat. (AD)

Baca Juga Diduga Akibat Korsleting Listrik, Rumah Milik Warga Desa Sukasetia Cisayong, Ludes Dilahap Si Jago Merah

About analisaglobal

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!