Bupati Pangandaran Berikan Penjelasan Terkait Tingkat Kesadaran Masyarakat Dalam Mematuhi Prokes

Selamat pagi /siang/sore/malam pembaca setia analisaglobal.com, semoga semua pembaca dalam keadaan sehat, penuh kebahagiaan, dan bersemangat dalam beraktifitas serta sehat selalu.

Jangan lupa ya tetap pakai masker saat bepergian, rutin mencuci tangan dan menjaga jarak karena Pandemi Covid-19 belum berakhir. Berikut kami sajikan berita terpopuler di analisaglobal.com

Pangandaran, analisaglobal.com — Pernyataan Gubernur Jawa Barat “kang Emil” sapaan akrab Ridwan Kamil terhadap Kabupaten Pangandaran bahwa kesadaran masyarakat Pangandaran masih sangat rendah dalam memakai Masker, akhirnya Bupati Pangandaran berikan penjelasan. Rabu (20/1/2021).

Menurut Bupati Pangandaran H. Jeje Wiradinata mengatakan, pada waktu beberapa bulan ke belakang mungkin benar adanya warga Pangandaran yang masih kurang dalam memakai masker, pada saat itu kita di Pangandaran masuk dalam zona hijau, dan juga memang kami masih disibukan dengan pilkada jadi ya, terfokus pada pemilihan kepala daerah dan mungkin juga kita warga masyarakat terlena dengan status Pangandaran yang tidak dalam daftar merah tetapi masih dalam zona aman. Ungkapnya

“Akan tetapi sekarang kami Pemerintah daerah Kabupaten Pangandaran giat dan gencar mensosialisasikan perlunya kesadaran masyarakat untuk mematuhi prokes dalam mencegah covid-19.” Jelasnya

Lanjut Bupati Jeje, Saya selaku Bupati Pangandaran sangat ketat dalam menerapkan prokes sekarang ini, dengan di keluarkannya Instruksi Bupati NO. 01 tahun 2021 tertanggal 11 Januari tahun 2021 di situ tertulis seluruh masyarakat harus memakai masker apabila bepergian atau pun sedang dirumah” Imbuhnya Jeje.

“Semua ini sudah di Rapat Koordinasikan dengan Muspika seperti dengan para Camat, Danramil, Kapolsek bahkan dengan seluruh kepala Desa se-kabupaten Pangandaran pada hari jumat (15/01/2021) kemarin, secara bergantian di bagi 3 waktu sampai hari sabtu semua di panggil ke kantor sekda dan di beri arahan agar kita bersama – sama menjalankan yang menjadi intruksi Bupati, agar bisa secepatnya memutus ratai penyebaran Covid-19 di wilayah Kabupaten pangandaran ini.” Ungkapnya

“Saya tidak akan segan – segan menindak apabila kepala Desa yang tidak memakai Masker, tidak menjalankan prokes di desanya dengan perangkatnya Akan memberikan sangsi yaitu akan menahan atau di tundanya segala bantuan keuangan dari Kabupaten untuk Desa yang kedapatan tidak memakai masker, dan itu seluruh aparatur desa dari kepala desa sampai RT dan RW akan ditahan dulu insentif buat mereka,” tegasnya.

Masih menurut Jeje dengan sinergitas semua satgas covid19 di bantu Koramil dan Polsek di setiap kecamatan dan satuan satgas desa sekarang sudah mulai kesadaran masyarakat untuk selalu memakai masker mulai terasa, karena masker ini lah awal penjagaan kita dari masuk nya virus corona, kami mungkin beberapa hari kedepan akan mengevaluasi kembali atas kinerja satgas Penanganan Covid19, apakah harus seperti apa nanti apabila masih ada yang terpapar positif covid19, begitu pun sebaliknya kita tetap menjalankan prokes walau kita sudah masuk zona aman sekian.” Ucap H. Jeje wiradinata Bupati Pangandaran

“Untuk pariwisata kenapa kita tetap buka karena kita selalu mendeteksi setiap pengunjung yang datang dengan cara test antigen, Sebelum tahun baru kita lakukan pada 1000 pengunjung yang datang semua di test dan setiap minggu nya pun kita tetap lakukan test pada pengunjung agar terdeteksi secara dini sebelum masuk ke tempat wisata, mungkin juga karena di pantai itu panas cuacanya jadi tidak ada yang terpapar virus Covid-19”.tuturnya

“Adapun Untuk ruang isolasi di rumah sakit Pandega saat ini ada yang masih dirawat dan kami sedang menambah ruang isolasi lagi, kita akan gunakan ruang SD sekolah dasar dekat dengan rumah sakit Pandega saat ini, dan itu akan secepatnya untuk bisa digunakan.” Pungkasnya.***A.Baron

About analisaglobal

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!