Lutpi Sebut Ketua DPRD Kabupaten Tasikmalaya Kritiknya Kesiangan

Selamat pagi /siang/sore/malam pembaca setia analisaglobal.com, semoga semua pembaca dalam keadaan sehat, penuh kebahagiaan, dan bersemangat dalam beraktifitas serta sehat selalu.

Jangan lupa ya tetap pakai masker saat bepergian, rutin mencuci tangan dan menjaga jarak karena Pandemi Covid-19 belum berakhir. Berikut kami sajikan berita terpopuler di analisaglobal.com

Kabupaten Tasikmalaya, analisaglobal.com – Pasca Konprensi Pers yang disampaikan oleh Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil tentang Kota dan Kabupaten yang ada di Jawa Barat dengan urutan paling patuh ataupun tidak patuh dalam penegakan disiplin protokol kesehatan di masa Pandemi Covid-19 diantaranya Kabupaten Tasikmalaya yang mendapat sorotan dalam penerapan Prokes yang tidak patuh.

Dengan adanya hal tersebut Ketua DPRD Kabupaten Tasikmalaya Asep Sopari Al Ayubi angkat bicara beberapa waktu lalu pasalnya menganggap bahwa kinerja dari gugus tugas Covid-19 Kabupaten Tasikmalaya tidak maksimal dalam mensosialisasikan disiplin pentingnya penggunaan memakai masker kepada masyarakat.

Namun dengan adanya statmen ketua DPRD Kabupaten Tasikmalaya tersebut sangat di sesalkan oleh ketua Generasi Muda Nadhlatul Ulama (GMNU) Kabupaten Tasikmalaya Lutpi Lutpiyansah.

Lutpi mengatakan kepada analisaglobal.com, Terkait apa yang disampaikan oleh Gubernur Jawa Barat terkait dalam pemaparannya bahwa kabupaten Tasikmalaya adalah salah satu diantara kota dan kabupaten lainnya yang tidak patuh pada protokol kesehatan diantaranya memakai masker dan seterusnya, tentu sebetulnya ini menjadi peringatan dan ini menjadi tanggungjawab bersama. Ucapnya Kamis (21/01/21)

“Ketika kabupaten Tasikmalaya dikatakan tidak patuh akan Prokes, tentunya ini bukan hanya menjadi tanggungjawab Gugus Tugas dan satuan tugas saja, dan saya merasa kecewa apa yang dikatakan oleh Ketua DPRD kabupaten Tasikmalaya berkaitan dengan kinerja satuan tugas Covid-19,” Ungkapnya

About analisaglobal

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *