Dengan Program UEP, Pemdes Singasari Taraju Berikan Bantuan Hewan Ternak Untuk Warga

Kabupaten Tasikmalaya, analisaglobal.com — Peningkatan Taraf Ekonomi masyarakat di pedesaan merupakan salah satu prioritas dalam program Dana desa, usulan di saat Musrenbangdes merupakan titik awal bergulirnya program tersebut.

Seperti halnya yang dilaksanakan oleh pemerintah Desa Singasari Kecamatan Taraju Kabupaten Tasikmalaya, dimana salah satu cara untuk meningkatkan taraf perekonomian rakyat adalah dengan memberikan modal usaha ekonomi produktif kepada warga berupa hewan ternak domba dan sapi. yang mana dana untuk pengadaan hewan tersebut bersumber dari anggaran Dana Desa (DD) tahap 3, adapun untuk pengelolaan kegiatan tersebut diserahkan kepada badan usaha milik Desa (BUMDes).

H. Aep S, selaku kepala Desa Singasari didampingi Pandi selaku Kaur Perencanaan menjelaskan bahwa sebanyak 26 ke RT an mendapat bantuan hewan domba dan sapi. dimana setiap ke RT an mendapat 5 ekor domba untuk dikembangbiakkan dan 3 RT mendapat 3 ekor sapi yaitu di wilayah pasir nangka. jadi total keseluruhan bantuan sebanyak 130 ekor domba dan 3 ekor sapi. Jelasnya. Senin (17/01/2022).

“Kami pemerintah desa Singasari berharap dengan dilibatkannya BUMDes Singasari selaku pengelola, masyarakat akan faham bahwa bantuan hewan ternak tersebut bukan bantuan cuma-cuma, akan tetapi bantuan bergulir yang harus dipertanggungjawabkan.” Jelas H. Aep

H. Aep. S menambahkan, dana untuk Usaha Ekonomi Produktif (UEP) tersebut sebesar Rp. 252 juta, tapi ada kewajiban yaitu di potong pajak 12%, jadi yang di terima oleh BUMDes untuk pengadaan domba dan sapi sekitar Rp. 220 juta. Imbuhnya.

Ditempat yang sama menurut Pandi selaku kaur perencanaan menegaskan, bahwa bibit domba tersebut berasal dari garut dan jenisnya adalah jenis ekodara yang sudah bersertifikat. tegasnya

Dilain pihak, Nanang selaku ketua BPD menghimbau kepada para penerima bantuan agar betul-betul memberdayakan program UEP dengan cara merawat hewan tersebut, karena ini merupakan salah satu program yang berkaitan dengan pertanggungjawaban. Himbaunya

“Program ini bukan hibah atau cuma-cuma karena akan terus di pantau dan di evaluasi oleh BUMDes.” tegasnya

Sementara Nunung selaku ketua BUMDES tidak bisa memberikan keterangan terkait program tersebut karena yang bersangkutan tidak hadir dan sedang ada keperluan.***Yos Muhyar/Nuryadin

About analisaglobal

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!