Disparpora : Tasik Festival Ajang Promosi Potensi Daerah Yang Ada Di Kabupaten Tasikmalaya

Disparpora : Tasik Festival Ajang Promosi Potensi Daerah

Kabupaten Tasikmalaya, analisaglobal.com — Gelaran Tasik Festival menjadi ajang bagi desa-desa dan kecamatan yang ada di kabupaten Tasikmalaya untuk mengeksplore potensi-potensi yang ada di daerahnya masing-masing, sehingga melalui stand pameran di Tasik Festival dalam memeriahkan hari jadi Kabupaten Tasikmalaya yang ke-390 menjadi sarana untuk memperkenalkan Ekonomi Kreatif (Ekraf), Pertanian, Perikanan, seni dan Budaya juga Pariwisata.

Stand Pameran Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga (Disparpora) menjadi salah satu stand yang terbilang aktif dalam mempromosikan potensi yang ada di kabupaten Tasikmalaya melalui segala bidang, sehingga untuk menarik perhatian para pengunjung Tasik Festival, pihak Disparpora melibatkan para Moka (Mojang Jajaka) di stand pameran.

Menurut Kepala Disparpora Kabupaten Tasikmalaya Drs. H. Nana Heryana, MM mengatakan, dengan adanya para Moka (Mojang Jajaka) di stand Disparpora itu salah satu bentuk untuk mengisi kegiatan di stand kami, karena setiap hari kami menampilkan aksi dan kreasi para pensukung kami, yang mana kami membina tidak hanya Mojang Jajaka, akan tetapi kami juga membina pemuda pelopor, Paskibraka kemudian juga membina para pelaku Ekonomi Kreatif (Ekraf) dan yang lainnya. Ucapnya. Selasa (26/07/22). Kepada analisaglobal.com

“Bukan hanya membina itu saja, kami juga membina para pelaku destinasi wisata, sehingga dalam kesempatan itu di hari terakhir diadakan talkshow para Mojang Jajaka untuk menyampaikan apa yang menjadi kiat-kiatnya kepada para pengunjung ataupun para peserta untuk bisa menjadi ataupun mengikuti ajang Mojang Jajaka (Moka), juga bagaimana untuk dapat mengekspresikan kemampuan Mojang Jajaka itu baik dalam bidang kesenian tari maupun di bidang dalam wawasan bisnisnya.” Jelas H. Nana.

Daerah Yang Ada Di Kabupaten Tasikmalaya

Lanjut H. Nana menambahkan, seperti kemarin juga kami menampilkan kesenian dari para pelaku Ekraf juga, jadi setiap hari kami mengadakan atraksi-atraksi untuk menghibur pengunjung yang ada di Tasik Festival. Imbuhnya.

Baca Juga https://id.m.wikipedia.org/wiki/Wikipedia_bahasa_Indonesia

“Harapan kami dari pihak Disparpora Kabupaten Tasikmalaya, dengan adanya Tasik Festival yang di ikuti oleh semua kecamatan yang ada di kabupaten Tasikmalaya beserta desa-desanya juga pelaku Ekraf ini dapat menonjolkan potensi UMKM dan wisata yang ada di daerahnya,” Harapnya.

Kadisparpora H. Nana juga menuturkan, seperti hal nya stand pameran dari kecamatan Pagerageung, dimana disitu selain menampilkan produk olahan makanan dari tiap-tiap desanya, juga menampilkan potensi wisatanya, dimana pengunjung tentunya akan tertarik, karena disetiap stand pameran yang ada di Tasik Festival juga menampilkan potensi yang ada di daerahnya, seperti potensi alamnya, potensi desa wisatanya, potensi kreativitasnya, dan potensi makanan olahannya juga, akan tetapi mungkin dengan stand pameran kecamatan Pagerageung mungkin menjadi kecamatan unggulan yang mana disitu mempunyai potensi wisata alam yang indah seperti pegunungannya. Tuturnya.

“Dengan menjadi kecamatan unggulan dalam potensi wisata alam, di kecamatan Pagerageung juga karena atensi masyarakatnya untuk mengembangkan destinasi wisatanya begitu besar, Salah satunya seperti di Desa Guranteng dan Desa Nanggewer itu mempunyai potensi wisata yang bisa dikembangkan, apalagi di Desa Nanggewer nanti akan menjadi venue untuk paralayang dan gantole tepatnya di wisata Pasirgowong, dan tentunya itu menjadikan ketertarikan para pengunjung di Tasik Festival.” Jelasnya.

Masih Kata H. Nana, Kemudian juga dengan Desa Guranteng di Kecamatan Pagerageung tersebut sudah menjadi destinasi Desa Wisata unggulan, dimana desa Guranteng ini sudah meningkat statusnya, dari desa wisata rintisan ini meningkat ke desa wisata berkembang, karena mungkin keinginan masyarakatnya bersatupadu dalam mengembangkan destinasi wisata, dan didukung juga dengan sinergis antara para pengusaha swasta untuk mengembangkan potensi wisata itu terjalin atau terbangun dengan baik, sehingga seperti wisata Pasir Kirisik, wisata Alam Parung itu salah satu sinergis para pengusaha swasta dengan masyarakat, dimana masyarakat sudah tidak tabu akan pengembangan potensi wisata yang ada di daerahnya. Katanya.

“Mudah-mudahan dengan adanya Tasik Festival ini, semua potensi yang ada di Kabupaten Tasikmalaya dapat dilihat oleh semua pengunjung, baik dari potensi olahan makanan ataupun UMKM nya, potensi Ekraf nya ataupun potensi wisata dan potensi-potensi lainnya.” Pungkasnya.***AD

Baca Juga Kadisparpora Berharap, Parade Jampana Menjadi Motivasi Dalam Mengembangkan Ekraf di Kab. Tasikmalaya

About analisaglobal

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!