Kabupaten Tasikmalaya, analisaglobal.com – Forum Wartawan Priangan (FORWAPI) berencana menggelar audiensi resmi ataupun Jumpa Pers menyikapi dugaan tindakan arogansi yang dilakukan oleh Kepala Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Kecamatan Cisayong terhadap salah satu anggota FORWAPI.
Insiden ini terjadi menyusul pemberitaan yang diterbitkan oleh salah satu media online yang tergabung sebagai jajaran pengurus ataupun anggota FORWAPI, yang diduga mendapat respons tidak profesional dan bernuansa intimidatif dari pihak kepala BPP kecamatan Cisayong.
Menurut keterangan yang dihimpun dari anggota FORWAPI. Kepala BPP Kecamatan Cisayong terkesan mengintervensi independensi jurnalis dan bahkan mengancam akan melakukan somasi terhadap wartawan yang bersangkutan.
Baca Juga Program IRPOM dan IRPIP di Kecamatan Cisayong Diduga Bermasalah, Kepala BPP Seolah Arogan
Hal ini menimbulkan keprihatinan mendalam di kalangan insan pers yang tergabung di FORWAPI, karena dinilai bertentangan dengan semangat keterbukaan informasi publik serta kebebasan pers yang dijamin oleh undang-undang yaitu UU Pers no 40 tahun 1999.
Ketua FORWAPI Halim Saepudin menilai, sikap arogan seperti ini mencederai prinsip demokrasi dan mencerminkan dugaan praktik premanisme dalam tubuh instansi pemerintah.
“Permasalahan ini sekaligus menjadi sorotan publik, mengingat Pemerintah Provinsi Jawa Barat telah mengeluarkan Peraturan Gubernur yang menekankan pemberantasan segala bentuk premanisme, termasuk di lingkungan birokrasi,” ujar Halim. Selasa (10/06/2025).
Dalam waktu dekat, lanjut Halim, kami dari FORWAPI akan melayangkan surat permohonan audiensi atau Jumpa Pers kepada pihak BPP kecamatan Cisayong dan memberikan tembusan kepada Muspika Kecamatan Cisayong guna mengklarifikasi duduk perkara dan menuntut adanya etika serta profesionalisme dalam bersikap, terutama dari pejabat publik yang seyogianya menjadi teladan, tegas Halim.
“Adapun temuan dilapangan, tentunya anggota kami hasil dari investigasi ataupun dari wawancara yang ditempuh dari berbagai sumber dan fakta yang ada dengan mengedepankan kode etik jurnalis, kami berharap di audiensi ataupun Jumpa Pers nanti dapat berjalan lancar, dengan mengedapankan etika dan norma-norma yang beradab,” pungkasnya. (AD)
Analisa Global Cepat, Aktual dan Berimbang