Gelaran Pasanggiri Ibing Silat Tradisi Wewengkon Tasik Wetan “Bupati Cup II 2023” Dilaksanakan di Manonjaya

Gelaran Pasanggiri Ibing Silat Tradisi Wewengkon Tasik Wetan “Bupati Cup II 2023”

Kabupaten Tasikmalaya, analisaglobal.com,- Bertempat di lapang pasar hewan Desa Kamulyan kecamatan Manonjaya kabupaten Tasikmalaya, telah dilaksanakan gelaran Pasanggiri Ibing Silat Tradisi, wewengkon tasik wetan “BUPATI CUP II 2023” dari pukul 08.00 -24.00 wib.Selasa(29/08/23).

Turut hadir dalam acara tersebut, H.Mohammad Zen Sekda Kabupaten Tasikmalaya, Edi Ruswandi H.S.Pd.MM Sekdis Dinas pendidikan dan kebudayaan Kabupaten Tasikmalaya, Aang Budiana S.Ag anggota DPRD komisi lll Kabupaten Tasikmalaya, Kadir S.Sos Camat Manonjaya, Kapten Arm. Ahmidinsyah Danramil Manonjaya, Akp. Endang Wijaya, S.Sos Kapolsek Manonjaya, KH.Abdul Azis Apandi Pimpinan Pondok Pesantren Miftahul Huda, Para kepala Desa dari 4 kecamatan, Para ketua padepokan, dan para tamu undangan.

Kendi Rahmawan selaku Ketua Panitia menjelaskan, dalam rangka mempersatukan atau menyatukan rasa kasih sayang terhadap seni tradisi pencak silat yang ada di daerah gunung Tanjung, Manonjaya, cineam, dan karangjaya, terutama para seniman-seniman pencak silat dari 4 kecamatan.

“Adapun untuk peserta ada empat kategori yaitu, anak-anak 43 peserta, kategori remaja 35 peserta, kategori dewasa 24 peserta, dan kategori jajaka termasuk kategori favorit karena usia 50 tahun ke atas itu ada 10 peserta, dari 15 padepokan yang berada di 4 Kecamatan di wilayah Tasik Wetan. Yang menjadi penilaian juri terdiri dari, Wiraga, Wirama, Wirasa, yang mempunyai makna wiraga itu raga perpaduan dengan irama dan rasa,” jelasnya.

Kendi Rahmawan menambahkan, untuk kategori anak-anak di raih Aulia Putri Rahmawati dari padepokan Gentra pasundan , kategori remaja di raih Rizki Akbar Pratama dari padepokan Patali Wargi, kategori dewasa di raih Yiandra Destriyana dari padepokan Pusaka Panji Boma dan penilaian dewan juri yang meraih juara umum dari padepokan Domas Kancana Wulan kecamatan Gunungtanjung, untuk juara umum itu dilihat dari beberapa medali yang didapat paling banyak, imbuhnya.

Kendi : Tradisi Ini Bisa Meningkatkan Ukhuwah

Kendi Rahmawan berharap mudah-mudahan kedepannya tradisi ini bisa lebih meningkatkan ukhuwah islamiyah atau silaturahmi diantara pecinta-pecinta atau seniman-seniman tradisi terutama pencak silat.

Baca Juga Asep Hendriansyah Siap Maju Di Pilkades Desa Kawitan Kecamatan Salopa Dengan Nomor Urut 01

“Mari kiita bersama-sama lestarikan budaya bangsa kita terutama pencak silat sebagai warisan leluhur kita jangan sampai hilang dan kita bisa angkat kembali ke permukaan supaya kebudayaan kita tidak tergerus oleh kebudayaan atau kesenian bangsa lain,” harapnya.

Lanjut Kendi Rahmawan, Ucapan terima kasih saya sampaikan untuk teman-teman terutama untuk dewan pembina relasi sajatina, ketua umum PP relasi sajatina, Muspika Kecamatan Manonjaya, Naura entertainment, paling terutama itu saya ucapkan terima kasih kepada seluruh padepokan-padepokan yang telah bergabung dalam acara ini, yang telah membantu acara tersebut sehingga acara berjalan dengan lancar dan kondusif, ucapnya.

Menurut Aang Budiana S.Ag selaku Anggota DPRD kabupaten Tasikmalaya komisi lll menjelaskan, acara rutin ini untuk mengembangkan dan meningkatkan potensi-potensi budaya dalam bidang pencak silat, selain mengikat jalinan silaturahmi dan komunikasi tentu sebagai motivasi juga buat generasi muda terutama dalam bidang pencak silat supaya mereka terus mengembangkan jati dirinya dan mereka bisa berprestasi sehingga menjadi motivasi prestasi, bukan hanya dalam prestasi pencak silat tetapi banyak potensi-potensi di kabupaten Tasikmalaya terutama di Tasik wetan yang harus di kembangkan bisa direkomendasikan ke tingkat provinsi, jelasnya.

Aang Budiana berharap kedepannya ini bukan hanya dalam kontes meraih prestasi saja lebih daripada itu mereka bisa mengembangkan jati dirinya mereka, juga bisa mengembangkan potensinya melalui pencak silat itu, harapannya kegiatan ini bisa dilaksanakan dengan lebih semarak, meriah, diperbanyak pesertanya bisa lebih semarak, potensinya bisa lebih banyak lagi untuk ke depan, harapnya.

Sementara Edi Ruswandi H, S.Pd. MM Sekdis Pedidikan dan kebudayaan Kabupaten Tasikmalaya dalam sambutannya menuturkan, ini suatu kegiatan berbasis sekolah pembiasaan pendidikan karakter karena juga seni disiplin yang ada pada Pancak silat, seni pencak silat akan menjadi ekstrakurikuler di sekolahan, bukan hanya kegiatan ekstrakurikuler yang bersifat olahraga yang disediakan oleh pemerintah tetapi budaya lokal akan masuk dalam tatanan kurikulum lokal untuk pencak silat di kabupaten Tasikmalaya. (Aryani/Heni).

Baca Juga Riyan Krisnadi Hasan, SH Caleg DPRD Kab. Tasikmalaya Dapil 1 Dari Partai Demokrat Siap Wakili Kaum Milenial

About analisaglobal

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!