Jembatan Bambu Berganti Jembatan Perintis Garuda, Warga Bunter Kini Tak Lagi Waswas Menyeberang

Kabupaten Ciamis, analisaglobal.com — Tak lagi harus berjalan di atas jembatan bambu yang membuat waswas. Warga Dusun Cibangban, Desa Bunter, Kecamatan Sukadana, Kabupaten Ciamis, kini memiliki akses penghubung yang lebih layak setelah Jembatan Perintis Garuda resmi diresmikan, Jumat (28/8/2026).

Jembatan sepanjang 30 meter dengan lebar 1,2 meter itu menjadi penghubung penting bagi warga Dusun Cibangban menuju Dusun Desa dan Dusun Cisadap, Desa Bunter.

Sebelumnya, akses tersebut hanya mengandalkan jembatan gantung berbahan bambu. Kondisinya yang sederhana membuat warga harus berhati-hati saat melintas. Tak jarang, masyarakat juga harus menempuh perjalanan memutar ketika hendak menuju wilayah Desa Bunter.

Kini, persoalan itu perlahan teratasi. Kehadiran Jembatan Perintis Garuda membuat mobilitas warga menjadi lebih mudah sekaligus memberikan rasa aman saat beraktivitas.

Pembangunan jembatan tersebut merupakan bagian dari program Presiden Prabowo Subianto melalui Kementerian Pertahanan bersama Kodim 0613/Ciamis.

Baca Juga Semarak HUT RI Ke-81, Warga Kelurahan Panyingkiran Gelar Pesta Rakyat Dari Pentas Seni Hingga Tabligh Akbar

Peresmian Jembatan Perintis Garuda berlangsung sekitar pukul 09.00 WIB di Dusun Cibangban RT 05/RW 04. Sekitar 100 orang hadir dalam kegiatan tersebut.

Sejumlah unsur turut hadir, di antaranya Camat Sukadana, Danramil 1311/RDS beserta jajaran, Kapolsek Sukadana beserta personel, unsur Kecamatan Sukadana, Kepala Desa Bunter, MUI Desa, Kepala Dusun Cibangban, ketua RW dan RT, tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh pemuda, serta masyarakat setempat.

Bagi warga, jembatan ini bukan sekadar bangunan yang menghubungkan dua sisi wilayah. Lebih dari itu, Jembatan Perintis Garuda menjadi akses penting yang memangkas jarak, mempermudah aktivitas sehari-hari, dan membuka konektivitas warga antardusun.

Antusiasme masyarakat pun terlihat dalam peresmian tersebut. Warga menyambut pembangunan jembatan dengan penuh rasa syukur karena tidak lagi bergantung pada jembatan bambu yang sebelumnya menjadi satu-satunya jalur penghubung.

Dengan akses yang lebih aman dan mudah, masyarakat berharap keberadaan Jembatan Perintis Garuda dapat terus dijaga dan dimanfaatkan secara bersama-sama.

Jembatan tersebut kini menjadi simbol hadirnya pembangunan hingga ke pelosok. Dari jalur sederhana berbahan bambu, warga Cibangban akhirnya memiliki akses penghubung yang lebih layak untuk menunjang aktivitas sosial, ekonomi, pendidikan, hingga pelayanan pemerintahan.

Bagi masyarakat, jembatan itu bukan hanya soal beton dan konstruksi. Jembatan Perintis Garuda adalah jalan yang mendekatkan warga dengan pusat pelayanan dan membuka akses menuju kehidupan yang lebih mudah. (Dods)

Baca Juga Pinjaman Berkedok Koperasi Marak di Ciamis, Warga Diminta Jangan Mudah Terjebak

About analisaglobal

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!