Kabid Humas Polda Jabar
Bandung, analisaglobal.com — Polda Jawa Barat menyatakan telah memeriksa 15 orang terkait kasus perundungan disertai tindakan asusila yang menimpa bocah sekolah dasar (SD) di Kabupaten Tasikmalaya.
Polda Jabar Periksa 15 Orang Soal Perundungan Anak di Tasikmalaya
Kabid Humas Polda Jawa Barat Kombes Pol Ibrahim Tompo S.I.K., M.Si mengatakan, sebanyak 15 orang yang diperiksa merupakan saksi yang melihat langsung maupun yang mendengar cerita perundungan tersebut. Termasuk keluarga korban.
“Pemeriksaan para saksi dilakukan untuk memperjelas kronologis kejadian tersebut.” Kata Ibrahim Tompo di Mapolda Jabar, Jum’at (22/7/2022).
Baca Juga https://id.m.wikipedia.org/wiki/Wikipedia_bahasa_Indonesia
Adapun peristiwa perundungan yang menimpa bocah kelas V SD itu terjadi di Kecamatan Singaparna, Kabupaten Tasikmalaya. Selain dirundung, bocah itu diduga dipaksa untuk melakukan tindakan asusila terhadap hewan.
Ibrahim mengatakan, Polisi kini telah menurunkan tim untuk mendalami video perundungan tersebut guna mengetahui konstruksi kasusnya. Selain itu, Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polda Jawa Barat telah diturunkan ke lokasi.
”Semuanya akan kita telusuri. Jadi kita harus kerja dengan tahap, kita perjelas terlebih dahulu tentang adanya peristiwa tersebut,” kata Ibrahim.
”Perlu kita perjelas semua supaya kita bisa memahami apakah kejadian bullying-nya ini yang menyebabkan kematian, ini kan masih menjadi pertanyaan,” ucap Ibrahim.
Baca Juga Labfor Polri Masih Terus Periksa HP dan CCTV Kasus Brigadir J Secara Scientific Crime Investigation
Aksi perundungan itu direkam teman-temannya menggunakan ponsel. Korban meninggal dunia setelah depresi video asusila terhadap hewan menyebar. Korban tak mau makan dan minum diduga akibat perundungan tersebut hingga dirawat di rumah sakit dan akhirnya meninggal dunia.
Disinggung adanya peran orang dewasa dalam kasus tersebut, pihaknya belum dapat menjelaskan lebih lanjut karena belum ada pihak yang melapor.
Kombes Ibrahim Tompo menyatakan bahwa pemeriksaan akan dilakukan secara menyeluruh. Selain dari keluarga korban, Polda Jabar akan menelusuri pelaku yang merekam video tersebut berikut penyebar ke medsos.” tutup Ibrahim Tompo.***Red
Bid Humas Polda Jabar
Baca Juga Polres Ciamis Lakukan Pengamanan Jalan Sehat se-Eks Kewadanaan Panumbangan
Analisa Global Cepat, Aktual dan Berimbang