Kecewa, Sejumlah Anggota Partai Demokrat DPC Ciamis Turunkan Baliho Anies Baswedan – AHY

Kecewa Atas Sikap Keputusan Anies Baswedan

Kabupaten Ciamis, analisaglobal.com — Kecewa atas sikap dan keputusan yang diambil oleh Anies Baswedan yang memilih Muhaimin Iskandar (Cak Imin) dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) menjadi bakal calon Wakil Presiden Anies Baswedan, sejumlah anggota Partai Demokrat Kabupaten Ciamis Jawa Barat kecewa berat dan melakukan penurunan Baliho Anies Baswsdan – AHY.

Keputusan tersebut dinilai sepihak bagi pengurus dan anggota Partai Demokrat yang berlambang segitiga merci besutan mantan Presiden RI Susilo Bambang Yudoyono.

Sebelumnya Agus Harimurti Yudoyono (AHY) dari Partai Demokrat digadang- gadangkan menjadi bakal Calon Wakil Presiden mendamping Anies Baswedan, namun kini berbuah kekecewaan atas keputusan yang diambil oleh Anies Baswedan.

Baca Juga Riyan Krisnadi Hasan, SH Caleg DPRD Kab. Tasikmalaya Dapil 1 Dari Partai Demokrat Siap Wakili Kaum Milenial

Erik Krida Setia, ST selaku Sekretaris DPC Partai Demokrat Kabupaten Ciamis menuturkan, penurunan baliho AHY – Anies Baswedan ini adalah bentuk reaksi kekecewaan kami. Sebelumnya disepakati koalisi perubahan dan perbaikan akan mengusung Anies Baswedan dengan AHY. Tutur Erik. Kamis (31/8/2023).

Erik Krida Setia, ST – Sekretaris DPC Partai Demokrat Kabupaten Ciamis. (Foto Istimewa)

Sejumlah Anggota Partai Demokrat DPC Ciamis Turunkan Baliho Anies Baswedan – AHY

Namun usai diumumkan terkait siapa calon wakil Presiden pendamping Anies Baswedan di Jakarta beberapa hari yang lalu bahwa Bakal Calon Presiden Anies Baswedan memilih dipasangkan dengan Muhaimin Iskadar (Cak Imin) dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) dan ini sangat melukai hati kami Partai Demokrat. Terang Erik

“Perjanjian koalisi calon presiden Anies Baswedan sebelumnya disepakati dengan AHY, namun keputusan akan dipasangkan calon wakil presidennya dengan Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar ini jelas melukai hati kami dan ada bentuk kata penghianatan koalisi perubahan, “kata Erik Krida Setia.

Menurutnya keputusan tersebut dinilai sepihak, tanpa melibatkan petinggi Partai Demokrat. Ujar Erik

“Apa yang menjadi kesepakatan selama ini menurutnya sudah dilanggar. Jelas disini ada kata penghiatan, Kami merasa di khianati atas kesepakatan perjanjian koalisi tersebut, ” Tegas Erik Krida.

“Bulsit dengan sebutan koalisi perubahan yang akan ada perbaikan untuk negeri ini. Sementara disini kategori belum apa – apa sudah ada penghianatan, ” Pungkas Erik Krida Setia. (Dods)

Baca Juga Optimalkan Potensi Pertanian, Dandim 0613 Ciamis Tinjau Langsung Lokasi Untuk Karya Bakti Prajurit

About analisaglobal

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!