Menuju Zero Stunting, 12 Desa di Kecamatan Salawu Gelar Kegiatan Pembinaan Kader Posyandu dan TPPS

Kabupaten Tasikmalaya, analisaglobal.com — Ratusan kader posyandu dan tim percepatan penurunan stunting (TPPS) se-kecamatan Salawu mengikuti pembinaan percepatan penurunan stunting untuk menuju salawu bebas stunting. Rabu (02/10/2024).

Acara yang berlangsung di aula Desa Neglasari kecamatan Salawu tersebut dibuka langsung oleh Nandang Heryana, S.Hut M.Si selaku camat Salawu, sekaligus sebagai narasumber di acara tersebut.

Turut hadir siantaranya para tokoh masyarakat, tokoh agama juga para kepala desa se-kecamatan Salawu, BPD dan unsur lembaga Desa lainnya pun turut hadir di acara tersebut.

Baca Juga Pendaftaran PLN Journalist Award 2024 Tinggal Sebulan Lagi, Kirimkan Karya Jurnalistik Terbaikmu !

Camat Salawu Nandang Heryana, S.Hut,M.Sidalam sambutannya mengatakan, Kecamatan Salawu saat ini mendududuki lima terbawah dari 39 kecamatan di kabupaten Tasikmalaya, dengan angka prosentase 4,9, katanya.

Lebih jauh Nandang mengajak kepada seluruh warga juga para kader posyandu dan TPPS untuk selalu bekerjasama dalam mempercepat penurunan stunting, dengan selalu mengadakan pemantauan terhadap kondisi ibu hamil, lingkungan juga strata sosial masyarakat yaitu tentang kemiskinan, karena salah satu penyebab stunting adalah kemiskinan, ungkapnya.

“Kami berharap dengan adanya pembinaan kepada para kader posyandu dan TPPS, kecamatan Salawu akan terbebas dari stunting,” pungkasnya.

Hadir dalam acara tersebut unsur Forkopimcam Salawu diantaranya Kapolsek Salawu IPTU Dedi Darson, SH, H. Asep Nu’man kepala KUA, juga Wilianto, Amd K.G S.KM, M.AP, dimana ketiganya tampil sebagai nara sumber.

Kegiatan yang dilaksanakan di Desa Neglasari tersebut dihadiri oleh seluruh perwakilan perangkat Desa dari 12 Desa, pendamping Desa juga pendamping kecamatan. (Yos Muhyar)

Baca Juga ASTI ACADEMY : Raih Juara Satu Diajang Piala Gubernur Jawa Tengah 2024

About analisaglobal

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!