Objek Wisata Ditutup, Pedagang Menjerit Tidak Ada Penghasilan.

Kabupaten Tasikmalaya, analisaglobal.com — Akibat dari penutupan sejumlah objek wisata yang ada di kota/kabupaten Tasikmalaya, dari tanggal 31 Desember 2020 hingga 04 Januari 2021. Guna memutus rantai covid -19.

Dampaknya, selain ribuan wisatawan lokal maupun dari luar kota kini di putar balikan oleh petugas. Hari ini Sabtu (02/01/2021) ratusan pedagang di Kabupaten Tasikmalaya mengeluh lantaran tak ada pengunjung apalagi pendapatan.

Seperti yang kini tengah terjadi di sekitar objek wisata Gunung Galunggung. Ratusan pedagang baik warga sekitar dan pedagang musiman jelas mengeluh. Bahkan ada yang banting setir jadi pengrajin anyaman.

“Bagai mana tidak mengeluh pak, pendapatan kini kami jauh dari kata cukup, ” Ujar singkat Iis salah satu pemilik kios di sekitar objek wisata galunggung.

“Dia kembali mengatakan, objek wisata ini di tutup, “Untuk kebutuhan sehari-hari kami banyak yang tak terpenuhi.” Ungkapnya

Mending jika saya memiliki ladang buat di garap, tapi kan tidak semuanya punya,” Kami terpaksa bongkar simpan, kalau tidak gitu, kami mau makan apa. “Tandasnya.***Day

About analisaglobal

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!