Para Petani Di Kecamatan Salawu Tasikmalaya
Kabupaten Tasikmalaya, analisaglobal.com — Antrian warga disebuah warung atau agen pupuk karang mukti kecamatan Salawu merupakan pandangan yang hampir tiap hari terjadi, kondisi tersebut akibat dari langkanya ketersediaan pupuk bersubsidi di wilayah tersebut, Jum’at (20/1/2023).
Beberapa petani sangat menyayangkan langkanya pupuk bersubsidi tersebut, seperti Jana warga dari kampung Serang kecamatan Salawu, saat berada di warung agen Pupuk “SINAR BARU” Karang mukti menuturkan, kami sudah 2 hari datang ke agen ini tetapi belum juga mendapatkan pupuk, sedangkan saat ini adalah masanya pemupukan.
Keluhkan Langkanya Pupuk Bersubsidi
“Yang menjadi pertanyaan kami baik petani maupun penggarap, apa yang menyebabkan langkanya pupuk bersubsidi sekarang ini. Kami datang ke sini mau membeli bukan mau meminta, percuma punya kartu tani kalau dipersulit begini.” Tutur Jana.
Baca Juga Henhen Lansia Penderita Stroke Di Padaherang Akhirnya Dapatkan Bantuan Kursi RodaÂ
Dilain pihak H. Nia selaku pemilik Agen pupuk SINAR BARU mengungkapkan, bahwa saya hanya penyalur saja dimana saya harus adil dan merata dalam melayani kebutuhan pupuk agar setiap petani bisa kebagian walau tidak sesuai target sebutnya. Ungkapnya
Sementara itu Budi dari pihak Balai Penyuluh Pertanian (BPP) kecamatan Salawu menyebutkan terkait langkanya pupuk subsidi disebagian wilayah Salawu, Budi juga menjelaskan, bahwa BPP hanya menginput data saja, dimungkinkan kelangkaan pupuk subsidi di karenakan tata kelola di pusat. Jelasnya.
“Kini para petani harus menerima kondisi kelangkaan pupuk tersebut, Harapan mereka agar di setiap desa ada agen pupuk, jauh-jauh mereka bayar ojek tetapi pupuk tidak ada, sedangkan uang transpor ojek harus tetap dibayar.” Pungkas Budi. (Yos Muhyar)
Baca Juga Buntut Kekecewaan Terhadap Program Pemerintah, Masyarakat Sindangjaya Gelar Audiensi Dengan Pemdes
Analisa Global Cepat, Aktual dan Berimbang