Pencuri Belasan Ribu Pengait Bra Di Cianjur, Di Tangkap Polisi

Selamat pagi /siang/sore/malam pembaca setia analisaglobal.com, semoga semua pembaca dalam keadaan sehat, penuh kebahagiaan, dan bersemangat dalam beraktifitas serta sehat selalu.

Jangan lupa ya tetap pakai masker saat bepergian, rutin mencuci tangan dan menjaga jarak karena Pandemi Covid-19 belum berakhir. Berikut kami sajikan berita terpopuler di analisaglobal.com

Kabupaten Cianjur, analisaglobal.com — Polisi menangkap seorang pegawai pabrik berinisial AN, warga Kecamatan Sukaluyu, Cianjur, Jawa Barat, karena mencuri 12.000 buah tali pengait bra dari pabrik tempatnya bekerja dengan tujuan untuk membuka rumah produksi bra sendiri.

“Pelaku tertangkap tangan saat hendak membawa keluar 10 paket pengait bra yang masing-masing paket berisi 1.200 buah pengait bra dari dalam gudang milik perusahaan tempatnya bekerja. Pihak keamanan langsung melaporkan hal tersebut ke Mapolsek Sukaluyu,” kata Kapolsek Sukaluyu AKP Anaga, di Cianjur, Rabu (10/3/2021).

Tertangkapnya pelaku, ungkap dia, berawal dari kecurigaan petugas keamanan pabrik yang setiap jam pulang kerja melakukan tugasnya melakukan pemeriksaan terhadap seluruh karyawan, melihat kendaraan milik pelaku yang memutar-balik kendaraan secara tiba-tiba.

Melihat gelagat tersebut, petugas keamanan langsung mendekati kendaraan pelaku dan melakukan penggeledahan, didapati di dalam mobil ditemukan 10 paket tali pengait bra dengan nilai belasan juta rupiah, sehingga petugas langsung melakukan penangkapan.

“Pelaku dijerat dengan Pasal 362 KUHP dengan ancaman hukuman 5 tahun penjara, dan saat ini pelaku masih menjalani pemeriksaan serta berkasnya akan segera dilimpahkan ke Kejaksaan Negeri Cianjur, untuk segera disidangkan,” katanya di kutip dari antaranews.

AN mengakui sengaja mencuri di pabrik tempatnya bekerja, untuk membuka usaha konveksi sendiri, karena tergiur melihat tetangganya yang sukses membuka usaha tersebut, sehingga terpikir untuk mencuri pengait bra yang sulit didapat di pasaran.

“Saya berencana untuk membuka usaha konveksi bra sendiri, karena melihat tetangga sukses dengan usaha tersebut. Hasil produksi rencananya akan dijual di pasar tradisional yang ada di Cianjur,” pungkasnya. ***UBH

About analisaglobal

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!