Pendamping PKH Tidak Tahu Persis Dalam Penyaluran Program PKH Menjadi Beras

Kabupaten Tasikmalaya, analisaglobal.com — Dimasa Pandemi Covid-19 ini Pemerintah meluncurkan program bantuan sosial berupa beras dalam program keluarga harapan (PKH) sebanyak 45 Kg beras per KPM, adapun jumlah total penerima sebanyak 224 KPM yang dilaksanakan di Polindes Desa Linggasirna Kecamatan Sariwangi Kabupaten Tasikmalaya. Jumat (02/10/2020).

Menurut Undang selaku pendamping PKH Desa Linggasirna mengatakan bahwa dikhususkan untuk Program Keluarga Harapan (PKH) sekarang untuk 3 bulan kedepan yakni bulan, Agustus, September, Oktober dan jumlah penerima 224 KPM berupa beras dengan total 45 Kg beras per KPM dan sekarang baru disalurkan 30 Kg beras per KPM, dan sisanya lagi 15 Kg menyusul.” Katanya.

Ketika ditanyakan terkait program PKH menjadi beras, Undang Sebagai Pendamping PKH Desa Linggasirna Menyebutkan bahwasanya Saya tidak tahu, saya hanya mendampingi di lapangan saja, untuk masalah program segala macam saya tidak tahu hanya saja saya diperintahkan untuk mendampingi PKH pembagian beras di Desa Linggasirna Kecamatan Sariwangi Kabupaten Tasikmalaya. Ucapnya

“Dari tahun 2019 bagi Desa Linggasirna ada 20 orang KPM yang di graduasi mandiri dan habis komponen (Sudah Mampu) Untuk tekniknya tentang graduasi kita sudah home visit ke rumah-rumah, kita teliti mana yang layak, mana yang tidak layak jadi graduasi untuk itu tidak sembarangan, untuk pengecekan langsung turun ke lapangan.” Jelasnya

Undang juga berharap dengan adanya PKH ini mudah-mudahan bisa membantu meringankan beban kebutuhan keluarga penerima manfaat bantuan berupa beras ini dan sebetulnya program PKH itu merupakan merubah mindset dari pada KPM itu sendiri supaya bisa mandiri jadi jangan sampai menjadi ketergantungan terhadap bantuan pemerintah dan supaya lebih mandiri tidak bergantung kepada orang lain. Harapnya***Day

About analisaglobal

Leave a Reply

Your email address will not be published.