Polres Tasikmalaya Kota Lakukan Pengamanan
Kota Tasikmalaya, analisaglobal.com — Personil Gabungan TNI-Polri dan Satpol PP melaksanakan pengamanan aksi unjuk rasa gabungan ormas menolak kenaikan harga BBM di halaman Gedung DPRD Kota Tasikmalaya, Jumat, (09/09/22).
Aksi unjuk rasa diikuti sekitar 200 orang gabungan beberapa Organisasi Kemasyarakatan diantaranya Forum Transformasi Massal( Fortal ) bersama dengan 15 ormas lain dengan penanggungjawab kegiatan Ir. Nanang Nurjamil (Pembina Ormas Fortal).
Baca Juga https://id.m.wikipedia.org/wiki/Wikipedia_bahasa_Indonesia
Sementara itu, Kapolres Tasikmalaya Kota AKBP Aszhari Kurniawan melalui Kabag Ops KOMPOL Shohet, saat pelaksanaan apel persiapan mengingatkan kepada seluruh personil yang terlibat agar melaksanakan pengamanan dengan penuh tanggungjawab dan sesuai prosedur.
“Mari lakukan pengamanan dengan persuasif dan humanis, berikan pelayanan terbaik untuk para peserta aksi,” ungkapnya.
Aksi Unjuk Rasa Gabungan Ormas, Menolak Kenaikan Harga BBM
Kegiatan dimulai sekitar jam 13.30 wib, para peserta aksi dengan membawa spanduk dan alat peraga lainnnya serta orasi dari perwakilan ormas yang intinya menolak kenaikan harga BBM dan meminta kepada DPRD Kota Tasikmalaya untuk menyampaikan aspirasinya ke tingkat Pusat.
Kemudian sekitar jam 15.00 wib, peserta aksi diterima oleh H Aslim Ketua DPRD Kota Tasikmalaya dan 11 anggotanya serta perwakilan dari TBBM Pertamina dan Hiswana Migas Priangan Timur. Dan korlap aksi menyerahkan surat pernyataan sikap kepada Ketua DPRD.
Selanjutnya sekitar jam 15.45 WIB, peserta unjuk rasa bertahap membubarkan diri dengan tertib menuju poskonya masing masing
Sementara itu, saat dilakukan apel konsolidasi Kabag Ops KOMPOL Shohet menyampaikan pesan dari Bapak Kapolres, ” Ucapan terimakasih dan apresiasi kepada seluruh personil TNI-Polri dan Satpol PP, yang melaksanakan pengamanan dengan penuh kesabaran melayani massa aksi sehingga tidak terjadi ekses yang dapat mengganggu kondusifitas di Kota Tasikmalaya, pungkasnya (Red)
Baca Juga Seorang Seniman Yang Menjadi Kepala Desa, Berharap Adanya Sekolah Seni Di Tasikmalaya
Analisa Global Cepat, Aktual dan Berimbang