Kabupaten Ciamis, analisaglobal.com — Melalui program cek kesehatan gratis (CKG) untuk seluruh masyarakat Indonesia sebagai bagian dari Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC), atau Quick Win yang dilaksanakan di semua Puskesmas yang dimulai, baik untuk bayi baru lahir, balita, dewasa, maupun lansia. Program ini bisa dilakukan di seluruh Puskesmas di Indonesia dengan berbagai jenis skrining untuk memeriksa kesehatan masyarakat.
Heni Sumarni Kepala Puskesmas Imbanagara menuturkan, sekarang sedang digencarkan untuk kegiatan cek kesehatan gratis bagi yang akan melaksanakan ulang tahun dan itu diperuntukkan bagi seluruh warga yang berulang tahun untuk mendapatkan kado ulang tahunnya berupa cek kesehatan gratis (CKG).
“Cek kesehatan gratis ini bisa dilakukan pendaftaran dalam 30 hari sebelum perayaan ulang tahun itu dan namti diberikan aplikasi untuk di download.” Tutur Heni
Baca Juga Light Up The Dream, PLN Karangnunggal Pasang Listrik Gratis di Wilayah Tasikmalaya Selatan
Melalui aplikasi SSM (Satu Sehat Mobile) disitu nanti tinggal memasukan data identitas diri dan kapan akan melaksanakan cek kesehatannya di Puskesmas. “Jadi waktunya kapan ke Puskesmas
sehingga nanti bisa dipenuhi permohonan cek kesehatan gratisnya,” ujarnya.
Adapun untuk tiket sendiri bisa didapat melalui aplikasi satu sehat mobile atau Whatsapp Kementerian Kesehatan disitu sudah ada aplikasi untuk Screening kesehatan mandiri yang didalamnya ada pertanyaan – pertanyaan yang bisa diisi secara mandiri sehingga pas waktunya tinggal datang ke puskesmas dengan membawa KTP, kartu identitas kalau ada kartu BPJS dibawa pada saat pendaftaran dengan menyampaikan bahwa melaksanakan CKG, disampaikan kartu identitasnya, kemudian juga tiketnya yang dari Kemenkes. Terang Heni
Lebih lanjut Heni Sumarni menjelaskan, untuk jenis-jenis penyakit itu bebas dan untuk sasarannya pada bayi usia 2 atau 3 hari sesuai siklus hidup. Adapun untuk pemeriksaan screening SHK (Screening hipotiroid kongenital), kemudian untuk screening penyakit jantung pada bayi usia 2 atau 3 hari setelah lahir selanjutnya anak di usia 1 tahun sampai 6 tahun, usia 7-18 tahun dilaksanakan di sekolah sesuai dengan program UKS, dan usia 18 tahun keatas.
Saya berharap dengan diadakanya program kesehatan gratis ini diharapkan warga bisa terdeteksi kesehatan tubuhnya, “jadi screening itu tujuannya untuk mendeteksi adanya penyakit atau yang beresiko penyakit yang bisa dideteksi sejak awal sehingga pada akhirnya bisa mengantisipasi.” Harap Heni Sumarni. (Dods)
Baca Juga Banjir Rendam Desa Tanjungsari, Puluhan Rumah Terendam Air Setinggi 1,5 Meter
Analisa Global Cepat, Aktual dan Berimbang