Kabupaten Tasikmalaya, analisaglobal.com ā Proyek revitalisasi SMP Negeri 2 Rajapolah, Desa Tanjungpura, Kecamatan Rajapolah, dengan anggaran Rp. 1.040.000.000 dari APBN Tahun Anggaran 2025, menuai sorotan publik. Pantauan di lapangan, Kamis (02/10/2025), menunjukkan sejumlah pekerja mengabaikan standar keselamatan kerja. Mereka terlihat tidak menggunakan Alat Pelindung Diri (APD) seperti helm, sepatu boot, sarung tangan, masker, maupun rompi.
Tak hanya itu, pos keamanan sekolah justru dialihfungsikan menjadi direksikeet sementara. Keputusan ini diklaim sebagai āazas manfaatā agar bangunan tersebut bisa dijadikan area parkir setelah proyek rampung. Namun, pihak teknis akhirnya mengakui langkah tersebut sebagai sebuah kekeliruan.

Adapun lingkup pekerjaan meliputi rehabilitasi tiga ruang kelas serta pembangunan satu unit WC baru. PLT Kepala SMPN 2 Rajapolah, H. Uum, menyebut proyek ini diawasi oleh dua pihak, yakni pengawas lapangan internal serta pengawas dari perguruan tinggi yang turun sebulan sekali, sementara konsultan berasal dari Margasari.
Baca JugaĀ Duta Seni Ciamis Siap Berlaga di Ajang Pop Singer HAPMI Jawa Barat 2025
Analisa Global Cepat, Aktual dan Berimbang