RSUD Ciamis
Kabupaten Ciamis, analisaglobal.com — Stigma terhadap pasien dengan gangguan jiwa selama ini masih sangat kuat dan melekat, banyak kejadian yang tidak diharapkan disebabkan karena stigma terhadap pasien gangguan jiwa ini, baik terhadap pasiennya sendiri maupun terhadap keluarganya.
Beberapa dilaporkan seperti pasien ODGJ (Orang Dengan Gangguan Jiwa) yang masih di pasung oleh keluarganya. Bahkan ada seorang anak yang bunuh diri karena diejek teman-temannya tentang keluarganya yang ODGJ.
“Oleh karena itu, stigma, pada dasarnya akan menyebabkan jauhnya penanganan terbaik yang bisa didapatkan.” Demikian penjelasan dr. Andi Fatimah, Sp.KJ, saat menjadi narasumber pada kegiatan penyuluhan kesehatan bagi pengunjung poliklinik RSUD Ciamis, Kamis 20 Juli 2023.
Ajak Masyarakat Lawan Stigma Kesehatan Mental
Dijelaskan Ratna, tujuan PKRS RSUD Ciamis menyelenggarakan acara tersebut pada dasarnya mengajak masyarakat agar dapat melawan stigma kesehatan mental ini melalui edukasi yang diberikan oleh Psikiater dr. Andi Fatimah Yuniasari Sp.KJ.
dr. Andi Fatimah berpesan agar stigma ini jangan lagi ada di masyarakat kita. Dengan penanganan yang benar, ODGJ dapat kembali bersosialisasi di masyarakat, bahkan berperan aktif dan berkarya.
“Kami mengapresiasi acara ini dan sangat berterimaksih kepada narasumber yang telah membagikan ilmunya. Dengan adanya acara ini, diharapkan stigma terhadap ODGJ makin lama makin berkurang bahkan tidak ada lagi, sehingga Support system – nya pun menjadi lebih baik agar pasien bisa kembali pulih lebih cepat,” ungkap H. Rizali Sofiyan, Direktur RSUD Ciamis saat diminta komentarnya. (Dods)
Baca Juga 352 Murid Baru SMPN 1 Manonjaya Tasikmalaya, Ikuti Kegiatan Perkemahan Blok Gudep
Analisa Global Cepat, Aktual dan Berimbang