Saat Ditanya Pengerjaan Jalan, Oknum Perangkat Desa Ciroyom Bersikap Arogan Terhadap Wartawa

Kabuoaten Tasikmalaya, analisaglobal.com — Salah seorang oknum anggota Staf desa Ciroyom Kecamatan Bojonggambir Kabupaten Tasikmalaya dinilai arogan terhadap wartawan analisaglobal.com saat menjalankan tugas jurnalistik nya, pasalnya Diki salah seorang Sistem Pelayanan Minimal (SPM) di desa Ciroyom bersikap kasar terhadap wartawan saat mau menanyakan pekerjaan pengaspalan.

Terkait dengan sistim pelayanan minimal (SPM) desa sesuai dengan Permendagri nomor 2 tahun 2017 hal ini perlu di ketahui dan dimiliki oleh setiap perangkat di pemerintahan desa SPM (sistim pelayanan minimal) yang tidak di jalankan dan tidak dipatuhi oleh Staf di pemerintahan desa Ciroyom Kecamatan bojonggambir. Kamis (17/09/2020).

Hal itu terbukti saat wartawan analisaglobal.com akan mengkonfirmasi terkait sebuah pekerjaan yang bersumber dari DD (dana desa) namun sangat di sayangkan belum selesai ke permasalahan seorang stap desa yang menjabat selaku kasi pelayanan di desa tersebut bernama Diki tiba – tiba marah dengan nada keras dan menunjuk muka salah seorang wartawan analisaglobal.com sambil berkata kalau begini anda akan memeras kami dan mengintimidasi kami. Ucapnya

Tidak cukup sampai disitu setelah keluar Diki masuk kembali ke ruangan dan kembali marah kepada wartawan analisaglobal.com

Awal dari permasalahan tersebut adalah ketika wartawan analisaglobal.com mempertanyakan pekerjaan pengaspalan dan papan nama proyek tersebut.

Diki pun mempertanyakan dari mana anda dan mau ada kepentingan apa ? saat di perlihatkan gambar hasil pengaspalan disitulah diki mulai marah dan membentak bentak wartawan media analisaglobal.com, beruntung pada saat itu datang staf yang lain dan meredakan amarah Diki dan menyuruh Diki untuk keluar ruangan.

Yang menjadi pertanyaan apakah seorang kasi pelayanan di desa Ciroyom Kecamatan Bojonggambir arogan seperti itu tidak ada pembinaan ? sehingga wartawan analisaglobal.com berencana akan mengadukan permasalahan tersebut ke pihak pemerintah kabupaten terkait ucapan Diki bahwa kami akan memeras, sebetulnya masih ada permasalahan yang akan di pertanyakan ke kepala desa terkait proyek Dana desa (DD).

Namun yang lebih heran ketika wartawan analisaglobal.com mempertanyakan panitia bernama Yudi di katakan tidak ada padahal Yudi saat itu ada di samping staf yang lain, ada apa dibalik proyek pengaspalan dari dana desa tersebut ? sehingga saat wartawan mempertanyakan bukan jawaban yang di terima malah umpatan dan cacian dari seorang kasi pelayanan.

Saat mempertanyakan ketua panitia pelaksana malah di tutup tutupi, ada apa di balik semua ini? Jangankan keterbukaan publik di lokasi pengerjaan pengaspalan pun tidak ada papan proyek Ini perlu dipertanyakan.***Dede Pepen (Juse)

Leave a Reply