Tingkatkan Hasil Pertanian, Kelompok P3A Darma Usaha Tiga Sukamukti Cisayong Maksimalkan Hasil Pekerjaan

Kelompok P3A Darma Usaha Tiga Sukamukti Cisayong

Kabupaten Tasikmalaya, analisaglobal.com — Program Percepatan Peningkatan Tata Guna Air Irigasi (P3-TGAI) adalah program rehabilitasi, peningkatan, atau pembangunan Jaringan Irigasi dengan berbasis peran serta masyarakat petani yang dilaksanakan sendiri oleh Perkumpulan Petani Pemakai Air (P3A), Gabungan Perkumpulan Petani Pemakai Air (GP3A) atau Induk Perkumpulan Petani Pemakai Air (IP3A) secara swakelola.

Adapun jenis kegiatan pelaksanaan P3-TGAI terdiri dari, rehabilitasi Jaringan Irigasi, peningkatan Jaringan Irigasi, dan/atau pembangunan Jaringan Irigasi. Tiga penerima P3-TGAI ini terdiri atas Perkumpulan Petani Pemakai Air (P3A), Gabungan Perkumpulan Petani Pemakai Air (GP3A), dan/atau Induk Perkumpulan Petani Pemakai Air (IP3A). Penerima tersebut harus memenuhi kriteria sebagai berikut, berbadan hukum, disahkan dengan keputusan kepala daerah, disahkan dengan akta notaris, atau disahkan dengan keputusan kepala desa, untuk P3A.

Seperti hal nya Kelompok P3A Darma Usaha Tiga yang beralamat di Kp. Sukamaju Desa Sukamukti kecamatan Cisayong Kabupaten Tasikmalaya yang mendapatkan program tersebut dari kementerian PUPR melalui Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Citanduy untuk peningkatan Daerah Irigasi (DI) Pulo Balang atau lebih dikenal dengan sebutan Pulo Subri.

Baca Juga Dalam Waktu Sepekan, Polrestabes Bandung Amankan Delapan Orang Bandar Narkoba

Candra Permana selaku ketua kelompok P3A Darma Usaha Tiga saat ditemui di lokasi pekerjaan mengatakan, memang benar untuk kelompok kami saat ini sedang melakukan pekerjaan jaringan irigasi di wilayah DI Pulo Balang atau Pulo Subri lebih dikenalnya, tepatnya di Kp. Sukamaju Desa Sukamukti kecamatan Cisayong kabupaten Tasikmalaya, ucap Candra. Minggu (14/05/2023).

Maksimalkan Hasil Pekerjaan Tingkatkan Hasil Pertanian

“Untuk para pekerja alhamdulillah sesuai dengan arahan dari peraturan yang ada, yaitu tentang padat karya, sehingga para pekerja pribumi dari wilayah kami sebagai swakelola ataupun bentuk pemberdayaan masyarakat,” jelasnya.

Selain itu juga, lanjut Candra menerangkan, untuk pekerjaan saat ini sudah mencapai 60-70 persen, semoga saja semuanya berjalan dengan lancar, karena setiap akan melakukan kegiatan kami selalu terus berkordinasi dan melakukan evaluasi dengan para pekerja sehingga jangan sampai menyalahi spek yang ada, tentunya dengan spek yang sudah ditentukan supaya hasil pekerjaan maksimal, terangnya.

“Mudah-mudahan saja dengan adanya bantuan untuk peningkatan jaringan irigasi di wilayah kami ini dapat meningkatkan hasil pertanian, karena sumber aliran air yang lancar, dan tidak lupa saya juga selaku ketua kelompok mengucapkan banyak terima kasih kepada pihak kementerian PUPR juga BBWS Citanduy atas bantuan dan kepercayaannya ini melalui kelompok kami,” pungkas Candra Permana. (AD)

Baca Juga Soliditas TNI-Polri, Polres Ciamis Polda Jabar Terjunkan Personel Sukseskan BSMSS

About analisaglobal

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!