Kabupaten Ciamis, analisaglobal.com — Sagara KAWAT (Karomah Wali-Tubuh) merupakan sebuah paguyuban yang memiliki kegiatan dalam membangun spiritual masyarakat, selain itu juga Paguyuban Sagara KAWAT melakukan pembinaan terhadap masyarakat petani.

Kegiatan tersebut dilakukan pembinaan terhadap kelompok tani palawija di Dusun Dusun Citeureup, Desa Sukamanah, Kecamatan Sindangkasih, Ciamis.

Kami membina kelompok tani palawija yang mayoritas petani berbudidaya tanaman sayuran yang diantara jenis sayurannya adalah tanaman tomat, kangkung, bayam, cabai, mentimun, sawi, buncis dan banyak lagi sayuran lainnya. Kegiatan ini bertujuan untuk membantu para petani dalam meningkatkan atau menstabilkan perekonomian masyarakat sekitar. Membina para petani ini supaya perekonomian masyarakat menjadi meningkat. Ungkap Aki Jarkosih selaku ketua Paguyuban Sagara KAWAT, Sabtu (05/06/2021).

Selanjutnya, di samping melakukan pembinaan di bidang ekonomi, kami selalu menerapkan pembinaan untuk membangun edukasi terhadap masyarakat dalam spiritualnya.

“Sebagian hasil dari bertani, kami mengajak para petani menyisihkan sebagian rejekinya untuk berbagi kepada yatim piatu dan lansia di lingkungan nya masing-masing,” jelasnya.

Para petani yang kami bina terdapat pula anggota paguyuban Sagara KAWAT yang ikut di dalamnya, karena sebagian anggota paguyuban terdiri dari para petani. Bahkan untuk pemasarannya pun kami bantu dalam memasarkan hasil dari pertanian sayuran di daerah kami. “Sayuran hasil pertanian dari daerah kami di pasarkan ke pasar Cikurubuk Tasikmalaya, dan pasar Bojong Jengkol Ciamis,” pungkasnya.***A.Yayat/Goez

Leave a Reply