Kabupaten Tasikmalaya, analisaglobal.com — Bertempat di Aula Desa Banyuresmi Kecamatan Sukahening, Pemerintah Desa Banyuresmi melaksanakan musyawarah desa penetapan hasil pemutakhiran data desa tahun 2021. Turut hadir dalam acara tersebut, Sekmat Sukahening , Babinsa, Kapospol Sukahening, Kepala Desa, BPD, Pendamping lokal Desa serta tim relawan SDGs Desa Banyuresmi. Jumat (04/06/21).

Ketua Pokja Pendataan SDGs Desa Banyuresmi Dede Hendiyana mengatakan, dari hasil pendataan, jumlah Kepala Keluarga di Desa Banyuresmi totalnya mencapai 972 KK, jumlah penduduk 2.941 orang, laki-laki 1.486 orang, perempuan 1.455 orang, rumah sendiri 702 unit, rumah numpang 247 unit, rumah sewa 23 unit, rumah permanen 587 unit, semi permanen 43 unit dan rumah panggung 95 unit.

“Sekarang pendataan sudah selesai, karena waktu yang ditentukan oleh Dinas terkait, dimulai dari bulan Maret sampai 31 Mei. Semuanya Alhamdulillah sesuai rencana, hanya saja untuk pelaksanaan Musyawarah nya baru sekarang,” Ujarnya

Lanjut Dede menerangkan, adapun untuk jumlah pendata ada sebanyak 28 orang. Satu RT itu dilakukan oleh satu orang dan kebanyakan petugasnya adalah ketua RT. Namun bagi ketua RT yang tidak mampu mendata, tugasnya diserahkan kepada anak muda. terangnya

“Saya berharap untuk data itu bisa lebih valid lagi, dan aplikasi untuk perekaman juga bisa lebih baik lagi agar mempermudah dalam menginput data,” harap. Dede

Menurut Yayan Supriadi selaku Sekmat Sukahening mengungkapkan, untuk Desa pertama di Kecamatan Sukahening Kabupaten Tasikmalaya yang telah selesai dalam pelaksanaan penetapan hasil pemutakhiran data Sustainable Development Goals (SDGs), dari 7 desa yang ada, baru desa ini yang sudah beres. Ungkapnya

“Tim relawan yang jumlahnya mencapai 28 orang sangat antusias sekali. Khususnya data yang diangkat ada beberapa data yang semula tinggi, namun hasil pendataan mereka itu rendah,” kata Yayan

Sekmat Yayan juga menuturkan, dengan pendataan tersebut menjadi salah satu bahan untuk perencanaan ke depan akan lebih mudah. Misalnya rencana untuk tahun 2022, mereka sudah memiliki data akurat dan dapat dipertanggungjawabkan yang dilaksanakan oleh para relawan. Dengan demikian, Desa dalam rangka membuat rencana pembangunan itu akan lebih matang lagi, karena sumbernya dari bawah. Mulai dari musyawarah dusun, musyawarah desa, dengan data yang akurat akan lebih tahu lagi mana yang harus diprioritaskan karena itu hasil pendataan mereka. tuturnya

“Kami atas nama dari muspika Kecamatan Sukahening, mengaku sangat antusias dan memberikan penghargaan. Pasalnya dari 7 desa yang sudah menetapkan hasil pemutakhiran data desa, baru Desa Banyuresmi ini saja.” Jelasnya

Yayan Supriyadi berharap, semua pelaksanaan program kerja desa akan mengacu kepada data yang telah di angkat hari ini. Jadi masyarakat akan tahu persis apa yang akan mereka laksanakan, termasuk data kemiskinan terangkat, dan untuk pelaksanaan pembangunan yang biasanya dilakukan melalui Musdus yang kurang begitu jelas, sekarang melihat data terang benderang dan dapat dipertanggung jawabkan. Demikian pula perencanaan bisa lebih bagus lagi ke depannya,” harapnya***UWA

Leave a Reply